Mantan Direktur Pembinaan Usia Muda dan Promosi PSSI, Jusuf Rizal, siap menggantikan Nurdin Halid yang dinilai gagal memimpin PSSI dan mengangkat prestasi sepak bola.

“Saya rasa Nurdin harus bertanggung atas kemerosotan prestasi dunia sepak bola dalam 10 tahun terakhir ini dan saya siap maju,” kata Jusuf di Jakarta, Kamis, menanggapi adanya permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menggelar Kongres Sepak bola Indonesia di Malang.

Ia menilai bahwa itu kritik pedas dari Presiden. Sebelumnya, ada permintaan Presiden SBY kepada PWI untuk melaksanakan Kongres Sepak bola Indonesia. “Itu adalah `kritik pedas` yang harus disikapi oleh seluruh stakeholder dunia sepak bola.

“PSSI memang sudah saatnya direformasi agar terjadi perubahan, sesuai dengan tantangan dan kemajuan dunia sepak bola,” tegas Jusuf yang juga ketua LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) ini.

Ia menegaskan, bila perlu bukan direformasi, tetapi PSSI perlu dilakukan revolusi, karena organisasi ini terus mengalami kemunduran.

“Banyak yang sanggup memimpin PSSI. Masak lebih dari 220 juta rakyat Indonesia tak ada yang sanggup,” ujar mantan Direktur Blora Center ini.

Melihat adanya kegelisahan ini, menurut dia, KONI dan Menpora agar ikut mengambil langkah-langkah strategis untuk menyelamatkan dunia sepak bola dari kemunduran dan berkomunikasi dengan FIFA

“Kami akan menggalang keinginan Pengda-pengda, suporter dan pecinta sepak bola di seluruh Tanah Air yang memiliki kepedulian terhadap masa depan sepak bola agar terjadi reformasi atau revolusi di tubuh PSSI,” kata Jusuf. [antara]
[ad#twitter]