Green Force Gantikan Bonek

Rencana Persebaya untuk membentuk suporter resmi ternyata tak main-main. Tanggal 31 Januari besok, Persebaya akan mengumpulkan seluruh elemen suppoter untuk membicarakan masalah ini. Tak hanya itu, mereka juga berencana mengganti nama yang selama ini lekat sebagai suporter Bajul Ijo, Bonek (Bondho Nekat).

Menurut Ketua Harian Persebaya, Cholid Goromah, Selasa (26/1/2010), pihaknya sudah menemukan nama untuk mengganti nama Bonek. Sebab selama ini Bonek sangat identik dengan kekerasan dan anarkisme. Untuk menghapus kesan negatif itu, dia berinisiatif untuk mengubah nama Bonek menjadi Green Force.“Namanya sudah ada, salah satunya adalah Green force. Jadi besok tidak ada ketua, yang ada hanya korwil-korwil. Dan semua korwil itu posisinya sejajar,” ungkap Cholid saat ditemui beritajatim.com.

Nantinya, Persebaya juga akan membentuk pengurus khusus yang akan berhubungan langsung dan mengurus administrasi supporter. Pengurus yang ditunjuk harus lah sosok yang tanggung jawab, jujur dan dapat dipercaya. Jadi untuk urusan suporter tidak ada yang saling mengklaim.

“Jadi, nanti seluruh Green Force harus ada Kartu Tanda Anggota (KTA). Kalau away, semua korwil harus mendaftarkan siapa anggotanya yang berangkat. Sesudah itu, mereka juga harus lapor ke Polsek setempat dengan malampirkan nama-nama yang berangkat tentunya,” urai pria yang juga asisten manajer Persebaya itu.

Setelah itu saat supporter ini berangkat, mereka wajib koordinasi dengan pihak Persebaya. “Jadi kalau ada oknum yang rusuh dan itu tidak dalam daftar kita, berarti dia supporter liar dan bukan Green Force. Kita ini sulit. Suporter kita tidak hanya dari Surabaya. Gresik, Sidoarjo, Pasuruan, Probolinggo, bahkan ada yang dari Madura. Jadi kalau ada yang rusuh itu supporter mana dulu, jangan-jangan bukan Surabaya,” tambah pria berhidung mancung ini.

Pada pertamuan nanti, Persebaya juga akan mengundang Ketua Umum PSSI, Nurdin Halid, Ketua Komdis PSSI, Hinca Panjaitan, CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono, Walikota Surabaya, Bambang DH, jajaran aparat keamanan. Serta mantan Gubenur Jawa Timur, Basofi Sudirman. Selain itu masih ada beberapa nama sesepuh sepakbola yang punya nama sekaligus disegani di kalangan pesepakbolaan Jatim dan Indonesia.

“Tentu kami akan mengundang seluruh elemen suporter yang mendukung Persebaya. Kami berharap, hadirnya semua elemen ini mampu memberikan pemikiran sekaligus ide untuk kemajuan sepakbola Persebaya dan suporternya tentunya,” tutupnya. [m. syafaruddin/sya/ted/beritajatim]

[ad#twitter]