Jakarta-‘Derby’ panas ibukota antara Persija Jakarta dan Persitara Jakarta Utara dipastikan bakal kurang menyengat. Dengan alasan keamanan, kepolisian mengizinkan laga itu di Jakarta, namun harus digelar tanpa penonton.

Pertandingan antara Persija Jakarta dan Persitara Jakarta Utara memang dibolehkan tetap digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Rabu (20/1). Sayang upaya maksimal kedua kubu, yang telah mencoba melakuan sinergi agar laga itu bisa dihadiri penonton, tetap tidak dizinkan Polda Metro Jaya. Sebelumnya, laga itu sempat akan dilarang kepolisian. Bahkan Lamongan sempat ditetapkan sebagai tempat alternatif untuk mempertemukan dua tim metropolitan tersebut.

CEO PT Liga Indonesia Joko Driyono di Jakarta, Senin (18/1) mengatakan, pertandingan derby ini harus dilaksanakan sesuai dengan jadwal agar tidak mengganggu kompetisi Djarum Indonesia Super League (ISL) 2009/2010. “Pertandingan harus dilakukan sesuai dengan jadwal dan izin pertandingan. Tidak ada opsi lagi untuk memindahkan lokasinya,” katanya saat dikonfirmasi.
Menurut dia, sesuai izin yang diajukan pihak panitia penyelenggaran pada Polda Metro Jaya dan telah diterima oleh PT Liga Indonesia pertandingan digelar di Gelora Bung Karno dan tanpa penonton.

Sebelumnya, kata dia, ada opsi pertandingan tim satu kota akan digelar di Lamongan Jawa Timur, namun demikian rencana itu digagalkan. “Tidak ada waktu lagi untuk merubah lokasi pertandingan. Waktunya sudah mempet. Jika dipaksakan kasihan pada pemain,” imbuh Joko.

Pertandingan antara Persija melawan Persitara merupakan salah satu pertandingan yang seru karena kedua tim memiliki suporter yang fanatik dan rawan terjadinya gangguan keamanan. Selain itu pertandingan akan keras karena kedua tim berada dipapan bawah klasemen ISL 2009/2010 dan berusaha menjadi tim yang terbaik diibukota.

Persija Jakarta yang saat ini ditangani oleh Benny Dolo masih berada di posisi 16 sedangkan Persitara berada satu strip dibawahnya yaitu posisi 17. Sementara itu Ketua Panitia Penyelenggara Persija Wargo Hartoyo saat dikonfirmasi membenarkan jika pertandingan ‘derby’ akan digelar di Gelora Bung Karno. “Memang benar. Pertandingan sesuai jadwal semula dan tanpa penonton,” katanya dengan singkat. Menurut dia, saat ini pihaknya terus mencoba melakukan lobi dengan pihak Polda Metro Jaya agar pertandingan bisa ditonton oleh suporter. Namun upaya itu tidak membuahkan hasil.

[ad#twitter]