Luanda – Penembakan terhadap bus timnas Togo sebelum Piala Afrika berimbas kepada Afrika Selatan yang ikut diragukan keamanannya untuk Piala Dunia 2010. Orang nomor satu Afsel, Presiden Jacob Zuma, pun urun bicara untuk menjamin keamanan negaranya.

Tragedi berdarah hadir menjelang bergulirnya Piala Afrika. Bus timnas Togo yang sedang melakukan perjalanan dari Republik Demokratik Kongo menuju Angola ditembaki oleh kelompok separatis bersenjata, menimbulkan korban nyawa dan sejumlah orang cedera.

Peristiwa mengerikan ini sontak menimbulkan keraguan yang ditujukan kepada Afsel yang akan menghelat pagelaran sepakbola akbar, Piala Dunia 2010, musim panas depan. Namun, anggapan itu dengan lugas dan tegas ditepis oleh Zuma.

“Afrika Selatan tetap 100 persen siap untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia dan mematahkan spekulasi bahwa insiden Angola akan berdampak di turnamen Piala Dunia di Afrika Selatan,” tegas Zuma dalam keterangan resmi kepresidenan seperti dilansir Yahoosports.

“Penyerangan yang mengejutkan dan tidak dapat diterima kepada tim Togo tidak seharusnya dibesar-besarkan tapi harus dijadikan sebagai penyemangat bagi benua Afrika dan dunia pada khususnya untuk membasmi segala bentuk dari terorisme dan kejahatan,” lanjut pernyataan itu.

Turut disertakan pula pernyataan bernada keprihatinan dari Zuma kepada tim Togo. Dia juga mengharapkan Angola memberikan pengamanan ketat agar kejadian serupa tidak terulang.

“Dia berharap para anggota tim dan rombongan dapat sembuh dengan cepat. Dia juga menyatakan dukungan kepada pemerintah Angola untuk meningkatkan keamanan dan stabilitas di negaranya,” demikian keterangan tersebut
[ad#twitter]