Pelatih Timnas Indonesia, Benny Dollo mengatakan, emosi pemain belum terkontrol sehingga kalah dari tim Africa Selection 1-2 dalam pertandingan uji coba di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Kamis (31/12).

“Ini adalah pengalaman berharga bagi anak-anak. Mereka bermain dengan penuh emosional,” katanya usai pertandingan berlangsung.

Menurut dia, jika emosi pemain masih seperti saat ini maka kondisi tersebut sangat memprihatinkan. Karena timnas akan kembali bertanding pada Pra Piala Asia 2011.

Tanggal 6 Januari 2010 nanti, timnas akan menjamu Oman di Gelora Bung Karno Jakarta. Pada pertandingan pertama di Oman, Indonesia mampu menahan tuan rumah 0-0.

“Anak-anak masih mudah terpancing emosi. Kondisi ini harus secepatnya dituntaskan agar bisa memberikan hasil terbaik,” katanya menambahkan.

Mantan pelatih Arema Malang itu menjelaskan, salah satu upaya untuk meredam emosi pemain adalah komunikasi yang intens dengan masing-masing pemain.

Menanggapi pola permainan yang diterapkan saat menjamu Africa Selection, Benny mengaku masih banyak kelemahan terutama di lini pertahanan dan serangan. Untuk lini belakang komposisi pemainnya adalah Djayusman Triadi, Charis Yulianto, dan Nova Arianto.

“Tidak hadirnya Maman sangat berpengaruh. Butuh waktu banyak untuk mengisi posisi yang ditinggalkan. Untuk lini depan formasi harus diubah karena Boaz belum ada kejelasan,” katanya.

Ditanya formasi yang digunakan untuk menjamu Oman, Direktur Teknik Persija itu belum memberikan kepastian. Pihaknya masih akan memilih pemain-pemain yang masuk dalam tim inti.

“Peluang seluruh pemain masuk tim inti masih sama. Saktiawan Sinaga, M Ilham belum tentu masuk jika permainannya seperti tadi,” katanya dengan tegas.

Pemain Timnas yang hadir dalam uji coba sebanyak 19 pemain di antaranya adalah Markus Horison, Nova Arianto, Charis Yulianto, Isman Ali, Hariono, Ponaryo Astaman, Budi Sudarsono, Firman Utina, Bambang Pamungkas dan TA Musafry. [KC]
[ad#twitter]