Timnas VS Oman

Timnas VS Oman

Pertandingan timnas Indonesia menghadapi Oman di Grup B Pra Piala Asia (PPA) 2011 pada 6 Januari 2010 dipastikan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK). PPA bisa digelar, meski Operasi Lilin pihak kepolisian untuk pengamanan Natal 2009 dan Tahun Baru 2010 berakhir hingga 7 Januari mendatang.“Izin timnas tidak masalah,” kata Ketua Panitia Pelaksana (panpel), Joko Driyono.

Dia mengatakan, sterilisasi Jakarta dari berbagai pertandingan sepakbola melalui operasi lilin yang digelar aparat kepolisian Polda Metro Jaya hanya berlaku pada klub-klub Indonesia dalam jadwal Liga Super Indonesia (LSI). Pasalnya, pertandingan antar klub sarat dengan sentimen daerah sehingga memicu terjadinya konflik di ibukota.

Akibat operasi lilin ini, derby Jakarta antara Persija, Jakarta dan Persitara, Jakarta Utara yang sejatinya dihelat Rabu (23/12/2009) terpaksa ditunda karena tak mendapat izin dari pihak kepolisian. Dan dipastikan hingga akhir tahun ini, Jakarta tak ada pertandingan.

Sementara jelas Joko, pihak kepolisian memberikan dispensasi khusus pada pertandingan timnas Indonesia kontra Oman 6 Januari mendatang. Pasalnya, pertandingan timnas berbeda dengan klub-klub LI. “Ini kan pertandingan timnas, berbeda dengan klub,” ungkap Joko.

Timnas Indonesia merilis 22 nama yang disiapkan menghadapi Oman di Grup B PPA 2011 pada 6 Januari mendatang. Timnas yang menempati urutan terbawah di Grup B, akan memulai training camp (TC), Minggu (27/12/2009) di Jakarta.

Dari 22 nama, Sriwijaya FC (SFC) tercatat sebagai donatur terbanyak dengan enam pemain.Persib Bandung mengirimkan empat amunisinya,sedangkan Persija Jakarta hanya tiga. Komposisi pemain saat ini mengalami sedikit perubahan bila mengacu pada TC timnas saat menjelang bentrok kontra Kuwait , Sabtu (14/11/2009) dan Rabu (18/11/2009).

Merah Putih tidak lagi diperkuat Dian Agus Prasetyo (Pelita Jaya), Ismed Sofyan (Persija), Ricardo Salampessy (Persipura), Arif Suyono (SFC) dan Maman Abdurahman (Persib).

Sebagai gantinya, Pelatih timnas Benny ‘Bendol’ Dollo memasukkan Ahmad Kurniawan (Semen Padang), Djayusman Triasdi (Persebaya), Rachmat Latief (Persiram), Cristian Worabay (SFC), dan Budi Sudarsono (Persib). Bendol menambahkan, pemanggilan pemain didasarkan atas kebutuhan tim. Merah Putih berencana memakai skema lama 3-5-2 atau 4-4-2. ”Pemilihan pemain sudah disesuaikan dengan sistem. Kami ingin
memakai pola itu lagi,” kata Bendol.

Bendol juga mengungkapkan, pihaknya juga akan terbang ke Singapura untuk memantau Pertandingan ujicoba Oman dengan Singapura, Senin (28/12/2009). Sementara untuk ujicoba Oman kontra Singapura Selection pada (31/12/2009) tim merah Putih tidak turut memantau. Pasalnya, timnas juga mengagendakan satu uji coba lokal pada hari yang sama. “Mengenai lawannya akan kita cari,” katanya.

Pada empat laga sebelumnya Charis Yulianto dkk cenderung memakai formula 4- 2-3-1.Hasilnya,timnas tiga kali seri dan sekali kalah sehingga menjadi juru kunci Grup B. “Kami berharap pemain bisa mengisi beberapa lubang di belakang yang ditinggal pemain karena cedera dan kartu,”paparnya. [whisnu bagus/sindo]
[ad#twitter]