Tuan rumah Persiku Kudus kembali gagal mendulang angka di kandang, setelah menyerah 0-1 atas tamunya PSS Sleman pada pertandingan lanjutan kompetisi Divisi Utama Grup III di Stadion Wergu Wetan, Minggu (29/11) petang.

Gol tunggal kemenangan tim asuhan pelatih Yance Matmey tersebut dicetak oleh Sahid Widianata pada menit ke-41, memanfaatkan kelemahan barisan belakang Persiku. Serangan cepat dari tim tamu tersebut seharusnya bisa diantisipasi oleh lima pemain belakang Persiku, mengingat hanya menghadapi dua pemain lawan.

Namun, kondisi lapangan yang basah dan koordinasi yang buruk membuat dua pemain lawan mampu memperdaya barisan pertahanan tuan rumah, sebelum bola menembus jala tuan rumah yang dijaga oleh kiper Burhanudin, skor 0-1.

Upaya menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir babak pertama tetap tak mampu menghasilkan gol. Sebelumnya, anak asuh Welly Podungge memiliki sejumlah peluang matang yang bisa berbuah gol pada menit ke-29, 33, dan 37, namun tendangan dari para pemain Persiku tetap tidak tepat sasaran.

Memasuki babak kedua, tim Persiku yang tampil di hadapan ribuan penonton sendiri bermain ngotot untuk menyamakan kedudukan. Namun, lagi-lagi sejumlah serangan dari sektor kiri dan kanan pertahanan lawan tak mampu membuahkan gol sampai akhir pertandingan.

Menanggapi kekalahan timnya untuk kedua kalinya setelah pertandingan perdana lawan PSIM Yogyakarta kalah 0-2 pada Kamis (26/11) lalu, Pelatih Persiku Welly Podungge menyatakan, permintaan maafnya kepada masyarakat Kudus, terutama pecinta sepak bola.

“Peluang kami cukup banyak, tetapi tak satu pun yang membuahkan gol,” ujarnya kecewa.

Menurut dia, kekalahan yang dialami timnya merupakan kesalahan pemain belakang, mengingat lima pemain belakang tak mampu menghadapi dua pemain lawan. “Seharusnya, lima pemain belakang bisa menghalau dua pemain lawan agar tidak terjadi gol,” ujarnya. (ANT)
[ad#twitter]