Barcelona hanya memberikan waktu sepekan kepada Real Madrid memimpin klasemen La Liga. El Barca kembali ke puncak, setelah menaklukkan El Real 1-0 dalam duel El Clasico di Stadion Camp Nou, Senin (30/11/2009).

Sesuai dugaan, dalam duel klasik ini kedua pelatih langsung menurunkan komposisi terbaiknya. Manuel Pellegrini mengandalkan Cristiano Ronaldo dan Gonlzalo Higuain di lini depan, dibantu Ricardo Kaka di lini kedua. Sementara di kubu Barcelona, pelatih Pep Guardiola menampilkan calon kuat pemain terbaik dunia, Lionel Messi, sedangkan Zlatan Ibrahimovic masih disimpan di bench.

Tampil dengan kekuatan terbaik, pertandingan menghibur pun langsung ditampilkan kedua kubu sejak peluit pertama di bunyikan wasit. Memasuki menit ke-10, Xavi Hernandez memiliki kesempatan membuka keunggulan. Sayang, tendangan kerasnya dari jarak 25 yard masih tipis di atas mistar gawang Iker Casillas.

Sepuluh menit berselang, giliran Madrid yang memiliki peluang emas memecah kebuntuan. Kaka beerhasil melakukan peneteasi ke kotak penalti yang di akhiri umpan manis kepada Ronaldo. Sayang, Valdes secara brilian mampu mementahkan tendangan mendatar CR9 dengan kakinya. Skor 0-0 pun bertahan hingga jeda.

Di babak kedua, Barca kembali mengambil inisiatif serangan. Thierry Henry dan Messi yang turun di lini depan sempat beberapakali mengancam gawang Casillas. Tak juga mampu membuka skor, Guardiola pun menarik Henry keluar dan menggantikannya dengan Zlatan Ibrahinmovic di menit ke-53.

Keputusan ini pun terbilang tepat. Pasalnya, baru beberapa menit turun ke lapangan, Ibra langsung mampu memanfaatkan kesempatan perdananya menjadi gol. Memanfaatkan umpan silang Daniel Alves di sisi lapangan, Ibra berlari menerobos pertahanan Madrid dan menyambut umpan tersebut dengan tembakan first-time kaki kiri yang tak mampu dibendung Casillas. 1-0 untuk Barca.

Tertinggal satu gol, Madrid mulai melancarkan serangan bertubi-tubi. Kolaborasi Kaka dan Ronaldo sempat merepotkan barisan belakang Barca yang dikomandoi Carles Puyol. Performa aggresif Madrid pun memaksa gelandang Barca Sergio Busquet bermain keras. Busquet bahkan harus menerima kartu kuning keduanya (kartu merah), setelah melakukan pelanggaran terhadap Marcello pada menit ke-66.

Unggul jumlah pemain, Pellegrini menginstruksikan anak asuhnya tampil lebih menyerang. Untuk memperkuat daya dobrak timnya, pelatih asal Chili ini pun memasukkan Karim Benzema menggantikan Cristiano Ronaldo yang tak banyak berkutik. Selang beberapa saat, Pellegrini memasukkan juga ikon klub, Raul Gonzalez.

Dengan hadirnya Benzema dan Raul di lini depan, Madrid pun kian aggresif. Namun, strategi ini justru berbuah petaka, karena Madrid juga harus bermain dengan 10 orang setelah Lassana Diarra diusir wasit pada akhir pertandingan. Bermain seimbang 10 lawan 10, Madrid tak juga mampu membongkar pertahanan Barca hingga akhirnya harus menyerah 0-1.

Dengan hasil ini, Barca kembali berhasil mengambilalih tampuk pimpinan klasemen dari Real Madrid. Kini El Barca mantap di puncak klasemen sementara La Liga dengan raihan 30 poin dari 12 laga. Sementara Madrid harus puas kembali ke posisi dua, setelah mengamas 28 poin, tertinggal dua poin dari sang rival.

Susunan Pemain:
Barcelona: Victor Valdes, Carles Puyol, E. Abidal, Dani Alves, Gerard Pique, Andres Iniesta, Xavi, Seydou Keita/Yaya Toure (66′), Sergio Busquets (Kartu merah 63′), L. Messi, T. Henry/Ibrahimovic (51).

Real Madrid: Iker Casillas, Sergio Ramos, Raul Albiol, Pepe, Alvaro Arbeloa/Raul (34′), Marcelo, Kaka, Xabi Alonso, L. Diarra (kartu merah 90′), Cristiano Ronaldo/Benzema (66′).
[ad#twitter]