Beckham

Beckham

SAAT Inggris menghadapi Belarusia di pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2010 Zona Eropa Grup 6, Rabu (14/10), ada yang menarik. Dia tak lain adalah David Beckham.

Pemain gaek ini akhirnya diturunkan juga oleh pelatih Fabio Capello pada menit ke-57. Dan, pengaruhnya langsung terasa, bahkan dia terus menjadi pusat perhatian publik Stadion Wembley.

Pertama, karena dia langsung memberi assist gol Peter Crouch. Setelahnya, permainannya juga masih bagus. Namun, ada yang tak kalah menarik, yakni penampilannya dengan jenggot lebat.

Ini gaya baru baut Beckham yang sejak lama dikenal trendy dan modis. Bahkan, setiap potongan rambutnya sering ditiru banyak orang.

Beckham pun makin berwibawa. Apalagi, jenggot itu menempel di wajah Beckham yang memang ganteng, sehingga tetap menarik.

Namun, dia bukan pemain pertama yang membiarkan jenggotnya tumbuh lebat. Jauh sebelumnya ada sederet nama yang juga beken. Berikut beberapa contoh pemain yang tampil dengan jambang.

FRANK LAMPARD Snr
Pada era 1960-an, ayah bintang Chelsea, Frank Lampard, sangat populer dengan jambangnya yang lebat. Pemain West Ham yang juga bernama Frank Lampard itu defender yang tangguh dan punya kemampuan takling yang baik. Dia juga banyak disukai wanita, karena penampilannya memang macho dan ganteng.

GEORGE BEST
Nama bintang Manchester United ini tak bisa dilewatkan. Dia bahkan identik dengan jambangnya pada masa jayanya di era 1970-an.

Apalagi, dia sudah menunjukkan permainan bagusnya pada usia 18 tahun. Pada musim keduanya di MU, dia sudah membantu tim menjuarai Premier League.

Dia pemain MU pertama yang tampil dengan jambang dan jenggot. Setelah itu, pemain MU yang mengikuti penampilannya adalah Eric Cantona, Roy Keane, dan kemudian Wayne Rooney. Berwajah ganteng plus permainan menawan, Best memiliki banyak penggemar. Dia malah dijuluki “The Fifth Beatle” atau pemain Beatles kelima. Karena ketampanannya, dia banyak dikelilingi wanita cantik.

SOCRATES
Salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Brasil. Pada masa jayanya di era 1980-an, Socrates dikenal pemain elegan. Kapten yang berwibawa, juga kreator ulung yang mampu memengaruhi permainan. Dengan penampilan berjambangnya, dia dinilai pemain yang banyak disukai fans.

ABEL XAVIER
Defender asal Portugal ini cukup mencolok setiap tampil di lapangan. Apalagi saat membela Liverpool di awal milenium ini. Dia menggunakan jambang yang khas. Semakin mencolok, karena dia warnai jambang dan rambutnya dengan warna blonde.

DJIBRIL CISSE
Pemain ini sempat mendapat perhatian luas saat membela Liverpool. Apalagi, penampilannya memang khas. Dia mengenakan jambang yang dicukur rapi dan diberi pewarna blonde. Banyak yang menilai dia pengganti Abel Xavier yang lebih dulu membela Liverpool dengan penampilan serupa.

Awalnya, penampilan Cisse terkesan menor, tapi lama-kelamaan banyak yang menggemari gaya Cise tersebut. Hanya, penampilannya yang menurun membuat popularitasnya juga semakin menurun.

TRIFON IVANOV
Masih ingat nama ini? Pada Piala Dunia 1994 di Amerika Serikat, banyak yang memperhatikan gelandang Bulgaria itu. Di saat dominasi gaya penampilan wajah pemain yang bersih, dia justru membiarkan jambangnya tumbuh lebat. Dia makin populer, setelah Bulgaria mengalahkan tim kuat Jerman di perempat final.

Bicara Piala Dunia 1994, tentu tak bisa dilupakan pemain tuan rumah, Alexy Lalas. Dia menggunakan jenggot yang panjang, hingga terkesan sangar, tapi menarik.

STEVEN PRESLEY
Secara internasional, pemain ini memang tak dikenal. Namun di Skotlandia, dia cukup populer. Terutama penampilan wajahnya yang berjambang. Defender Celtic ini selalu menonjol jika tampil di lapangan, salah satunya karena brewoknya.

Kebetulan, dia punya nama belakang Presley. Maka, oleh publik pun dia dijuluki “Elvis Presley”. Sayang, Steven tidak membentuk jambangnya mirip dengan jambang Elvis Presley.

PONARYO ASTAMAN
Tak hanya pemain luar negeri saja yang pernah tampil dengan wajah berjambang. Di Indonesia, Ponaryo Astaman pernah memamerkan wajahnya dengan jambang lebat.

Itu dia lakukan kala memperkuat Timnas Indonesia tahun 2008. Menurutnya, itu dia lakukan agar lebih berwibawa. (HPR)

HPR
[ad#twitter]