Bonek surabaya

Bonek surabaya

Lawatan Persebaya Surabaya ke Stadion Gelora Bung Karno, kandang Persija Jakarta, Minggu (29/11), dipastikan tanpa suporter fanatik mereka, Bonekmania. Kepastian ini menyeruak seiring dengan sikap tegas yang dilakukan Persebaya.

“Tak ada pengiriman suporter ke Jakarta. Kita masih dalam masa hukuman,” tegas sekretaris tim Persebaya, Akhmad Munir.

Secara tegas, larangan ini dituangkan secara tertulis dan dikirim ke PT Liga Indonesia. Langkah ini dilakukan sebagai jawaban atas surat pengingat yang dikirim PT Liga Indonesia, 24 November lalu. Dalam surat yang ditandatangani CEO Joko Driyono, disebutkan bahwa suporter Persebaya belum diperbolehkan mengikuti lawatan ke kandang lawan. Ini sesuai dengan SK Komdis no 114/KEP/KD/DU-XIV/VII-09 yang ditandatangani ketua mereka, Hinca Panjaitan. Surat ini menyebutkan suporter Persebaya dihukum setahun yang berlaku mulai 10 Juli 2009 hingga 9 Juli 2010.

“Kami sudah kirim balasan ke BLI terkait dengan hal itu. Tak hanya ke Jakarta, laga lainnya juga sama. Saat ini, kami juga sedang berusaha meminta keringanan hukuman,” tambahnya.

Koordinator Yayasan Suporter Surabaya (YSS), Wastomi Suhari, menerima dengan lapang dada larangan ini. Menurutnya, ini memang sudah konsekuensi atas hukuman yang dijatuhkan komdis.

“Kami sudah kumpulkan semua korwil terkait dengan larangan ini. Gantinya, kita nanti gelar nonton bareng di sini,” tukasnya.

Meski begitu, induk organisasi Bonek ini tak bisa melarang bila ada suporter yang tetap berangkat ke Jakarta. Hanya saja, Wastomi mengingatkan agar mereka tidak memakai atribut Persebaya dan bisa menjaga diri.

“Itu hak individu. Hanya saja, kami imbau agar bisa jaga perilaku. Jangan sampai, citra yang kami bangun sia-sia karena ulah segelintir orang di sana,” tandasnya.
[ad#twitter]