Liverpool tersingkir

Liverpool tersingkir


Keberuntungan yang diharapkan pelatih Rafael Benitez untuk timnya gagal terwujud. Meski Liverpool sukses mengalahkan Debrecen 1-0 lewat gol tunggal David N’Gog menit keempat, di Stadium Puskas Ferenc, Rabu (25/11) dinihari WIB.

The Reds dipastikan gagal ke fase knockout karena di laga lainnya, Fiorentina sukses menekuk Olympique Lyon 1-0 di Stadio Artemio Franchi. Lewat gol dari titik putih oleh Juan Manuel Vargas menit ke-28, maka kesempatan bagi Liverpool lolos buyar.

Kemenangan dari Debrecen, hanya menempatkan Liverpool di posisi ketiga klasemen grup E dengan tujuh poin dari lima pertandingan. Jumlah ini jauh tertinggal dibandingkan Fiorentina yang mengoleksi 12 poin dan menguasai puncak klasemen. Sedangkan Lyon yang meraih 10 poin sudah sejak awal November lolos.

Inilah kali pertama Liverpool tersingkir dari persaingan babak 16 Besar Liga Champions setelah lima musim beruntun. Meski begitu, Liverpool masih memiliki kesempatan tampil di kompetisi Liga Europa.

Sadar harus meraih kemenangan jika ingin melewati babak penyisihan grup, para pemain Liverpool langsung tancap gas di awal pertandingan. Hasilnya, laga baru berjalan empat menit N’Gog langsung menggetarkan gawang Debrecen. Lewat aksi individu, N’Gog yang berdiri bebas di dalam kotak penalti dengan mudah menaklukkan kiper Vukasin Poleksic.

Serangan Liverpool kembali datang bertubi-tubi lewat Steven Gerrard dan Javier Mascherano. Namun tak ada satupun yang dapat membuahkan gol. Termasuk tendangan bebas Fabio Aurelio yang masih menyamping.

Dominasi Liverpool terasa hingga statistik penguasaan bola mencapai 71 persen. Namun Debrecen bukan tanpa kesempatan menit ke-32, Gergely Rudolf memiliki kesempatan menaklukkan Pepe Reina, sayang sundulan kepalanya belum mencapai target. Hingga babak pertama berakhir, skor 1-0 tak berubah.

Babak kedua, Liverpool masih mendominasi. Namun peluang baru dapat hadir menit ke-53, umpan Glen Johnson diteruskan Jamie Carragher, namun bolanya masih dapat diselamatkan bek Debrecen.

Pertahanan Debrecen cukup kokoh di babak kedua ini, meski Gerrard, Aurelioa bertubi-tubi melakukan serangan, namun pasukan Andras Herczeg selalu dapat menggagalkan gol para pemain Liverpool.

Hingga memasuki 10 menit sisa pertandingan, tak ada peluang berarti yang dimiliki Liverpool. Sebaliknya, Debrecen nyaris menyamakan kedudukan ketika Rudolph melakukan serangan dari sisi kanan pertahanan Liverpool. Beruntung Reina masih dapat menyelamatkan gawangnya.

Di masa injury time, Benitez memasukan Alberto Aquilani sebagai pengganti Gerrard, namun hingga pertandingan berakhir tak ada satupun peluang terlahir.

[ad#twitter]