Ancaman pengurus Persis Solo kepada Mitra Kukar yang berlatih di Solo bukan isapan jempol. Hari ini mereka siap melapor kepada PSSI bila Mitra Kukar tidak segera mengurus izin.

Sekretaris Umum (Sekum) Persis Rubhan Ruzziyatno menyatakan sudah menyiapkan surat protes yang akan dikirim ke PSSI. Mereka akan mengusir Mitra Kukar dari Solo bila tidak segera mengurus izin.

‘Kedatangan mereka tidak resmi. Mereka harus mengurus izin. Tapi, sampai sekarang belum ada izin. Kami tunggu sampai besok (hari ini). Jika tidak, kami akan ajukan protes ke PSSI. Mereka akan kami usir dari Solo,’ paparnya kepada Radar Solo (Grup Jawa Pos) kemarin (7/11).[ad#kumpulblogger]

Menurut dia, Mitra Kukar melanggar aturan PSSI. Sikap mereka tidak profesional karena mencederai publik bola Solo. Di tengah berbagai masalah yang membelenggu kesiapan Persis, Mita Kukar justru datang dengan gelontoran dana yang besar. Mita Kukar bisa tinggal dan berlatih di Solo sampai 14 November mendatang.

Mitra Kukar datang ke Solo pada 4 November lalu dengan membawa 25 pemain. Mereka tinggal di Hotel Matahari. Mereka berlatih di lapangan Kartopuran, Laweyan, Solo. Rubhan telah mengajukan protes lisan kepada PSSI. ‘Batas waktu 2×24 dari Persis akan habis besok (hari ini). Kami akan bertindak. Termasuk mengusir mereka dengan mendatangi langsung hotel tempat Mitra Kukar menginap,’ katanya.

Sementara itu, pelatih Mitra Kukar Mustaqim belum bisa dikonfrmasi. ‘Pelatih sedang keluar, Mas. Kami masih menginap dan berlatih di sini. Sekarang malah ada persiapan pertandingan uji coba dengan PSS Sleman besok (hari ini),’ ujar salah seorang pemain Mitra Kukar. [im/ko/jawapos]