Beberapa laga Liga Super Indonesia (ISL) 2009/2010 kembali mengalami revisi. Mayoritas terjadi imbas izin pertandingan yang masih bermasalah.

CEO PT Liga Indonesia, Joko Driyono mengungkapkan, beberapa klub meminta penjadwalan ulang lantaran alasan berbeda. Bentrok Persitara Jakarta Utara kontra Persik Kediri yang dijadwalkan pada 21 Oktober 2009 akhirnya

diundur menjadi 26 Desember 2009. Pertandingan Pelita Jaya versus Persebaya Surabaya, pun mesti digelar pada 23 Desember 2009, sedianya direncanakan pada 25 Oktober 2009.

“Izin pertandingan Persitara baru turun pada November. Pelita Jaya juga mengalami masalah serupa. Semuanya ya digeser saja agar efektif. Sebab, bila memaksakan dengan skema laga tanpa penonton, malah tidak bagus,” ujar Joko.[ad#kumpulblogger]

Liga melakukan perubahan jadwal pertandingan untuk kali keempat. Revisi jadwal pertama dilakukan terhadap bentrok Persiwa Wamena kontra Persipura Jayapura yang awalnya direncanakan pada Minggu, 11 Oktober 2009. Namun, pertandingan tersebut akhirnya mundur tiga hari, karena gelaran laga Community Shield (CS).

Pemindahan jadwal juga diberikan kepada laga awal Sriwijaya FC, setelah venue CS dipindah ke Makassar. Selain pemindahan, proses perbaikan jadwal juga dieksekusi  bagi Persija Jakarta, Persitara Jakarta Utara, serta Pelita Jaya lantaran izin partai kandang (home) tidak keluar selama Oktober.

“Khusus bagi Persebaya, mereka memiliki kesempatan untuk mengajukan klaim ganti rugi material kepada Pelita Jaya. Siapa tahu, mereka sudah memesan tiket atau down payment akomodasi lainnya yang sudah pasti hangus. Dengan asumsi nilainya wajar sesuai ketentuan, maka Pelita Jaya wajib membayarnya,” terangnya.

Bukan hanya mundur, Liga juga memajukan jadwal home PSM Makassar. Pertandingan Juku Eja kontra PSPS Pekanbaru resmi digelar 3 November 2009 dari semula 21 November 2009.

“Pertandingan itu awalnya digelar pada Sabtu (21 November 2009). Tapi, PSM berharap bisa memakai gelandang Syamsul Chaeruddin yang sedang menjalani TC bersama timnas. Kebetulan BTN memberi izin, apalagi agenda mereka baru bertanding ke luar negeri dilakukan tiga hari sesudahnya. Liga pun sudah memberikan konfirmasi ke BTN,” kata Joko. [edwan ruriansyah/vivanews][ad#kumpulblogger]