Persipura berhasil merebut gelar Community Shield dengan mengalahkan Sriwijaya FC 3-1, Rabu, 7 Oktober 2009. Kemenangan ini sekaligus menempatkan Mutiara Hitam dalam catatan sejarah sepakbola nasional mengingat even ini baru pertama kali digelar di Indonesia.

Bertanding di Stadion Andi Mattalatta, Mattoangin, Makassar, kedua tim sulit mengembangkan permainannya akibat buruknya kondisi lapangan. Serangan demi serangan yang dibangun kedua tim berantakan akibat lapangan yang tidak rata.

Persipura baru mendapat peluang saat pertandingan memasuki menit ke-10. Lewat kerjasama yang apik Boaz Solossa dan Arlberto Goncalves, Mutiara Hitam mencoba mengancam gawang SFC. Namun serangan ini berakhir di kaki pemain-pemain bertahan SFC.
[ad#kumpulblogger]
Peluang emas kembali didapat Persipura pada menit ke-29. Lewat penetrasi Boaz, jawara Liga super Indonesia (LSI) 2008/2009 itu nyaris menjebol gawang Laskar Wong Kito. Beruntung Hendro Kartiko masih mampu menepis tendangan Boaz dan membuat skor tetap bertahan 0-0.

Persipura terus menekan pertahanan SFC. Namun pertahanan pasukan Rahmad Darmawan cukup kokoh meski tidak diperkuat oleh Charis Yulianto dan Isnan Ali. Bahkan sebaliknya, SFC justru berhasil mengancam gawang pada menit ke-39.

Striker baru SFC, Rahmat Poci Rivai yang lolos dari penjagaan terpaksa harus diganjal oleh Bio Phaulin saat akan menerobos kotak penalti Persipura. Pelanggaran ini berbuah tendangan bebas beberapa cm di luar kotak terlarang.

Keith Kayamba tampil sebagai eksekutor. Sayang meski telah menembus pagar betis Persipura, tendangan Kayamba masih mampu ditepis oleh Jendry Pitoy. Di menit-menit akhir babak pertama, SFC masih sempat mengancam gawang Persipura. Namun hingga jeda, skor tak berubah 0-0.
Babak kedua

Di babak kedua Persipura kembali mendominasi permainan. Usai melakukan gempuran bertubi-tubi, striker Persipura, Boaz Solossa akhirnya berhasil menjebol gawang SFC yang dijaga Hendro Kartiko.

Berawal dari sebuah kemelut, Boaz sukses melancarkan tendangan keras yang gagal diantisipasi Hendro. Skor 1-0 untuk Persipura.

Unggul satu gol tak membuat Persipura puas. Sebaliknya, pasukan Jacksen F Tiago itu semakin meningkatkan serangannya. Hasilnya Mutiara Hitam berhasil menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat gol Yustinus Pae pada menit ke-66.

Gol ini berawal dari umpan terobosan dari Alberto Goncalves yang jeli melihat posisi Yustinus. Dengan tenang Yustinus berhasil memperdayai Hendro lewat sebuah tendangan kaki kanan yang cukup keras. skor 2-0 untuk Persipura.

Namun skor ini tak bertahan lama. Keteledoran pemain belakang Persipura yang disokong oleh Jack Komboy dan Bhio Paulin berhasil dimanfaatkan oleh pemain SFC, Keith Kayamba di menit ke-73. Lewat sebuah tendangan kaki kanan yang tiba-tiba Kayamba berhasil menjebol gawang Jendry. Skor kembali berubah menjadi 2-1.[ad#kumpulblogger]

Tak ingin pertandingan berakhir imbang, Persipura kembali meningkatkan intesitas serangannya. Hasilnya pada menit ke-84, Boaz kembali mencetak gol bagi Persipura. Lewat sebuah umpan crossing dari Ricardo Salampessy, Boaz sukses merubah skor menjadi 3-1. Skor ini bertahan hingga wasit Aeng Suarlan meniup pluit panjang.

Susunan Pemain
Sriwijaya FC

Hendro Kartiko (g), Slamet Riyadi, Boby Satria, Ngurah Wahyu, Christian Warobay/Arif Suyono (71″), Ponaryo Astaman,Zah Rahan, Octavianus/Sulaiman Alamsyah (77″), M Nasuha, M Rivai

Persipura

Jendry Pitoi (g), Gerarld Pangkali/David Laly (89″), Bhio Paulin (kk-38″), Yustinus Pae, Ortizan Solossa/Ian Kabes (71″),Jack Comboy (kk-16), Victor Igbonefo, Eduard Ivakdalam, Hendra Ridwan/Ricardo Salampessy (45″), Boaz Solossa, Alberto Goncalves