Seorang jenius dalam bidang perangkat lunak open source, Linus Torvald, telah dikutip oleh Eric Steven Raymond dalam makalahnya yang terkenal, The Cathedral and the Bazaar (1999), tentang tesis sentralnya yang berbunyi : “given enough eyeballs, all bugs are shallow.” Oleh Raymond proposisi ini disebutnya sebagai Hukum Linus.

Maknanya adalah, bahwa semakin luas tersebarnya sumber-sumber kode (perangkat lunak) untuk diakses, dipelototi, dikaji dan dilakukan percobaan oleh masyarakat, maka semakin cepat pula semua bugs, cacat cela, dari perangkat lunak itu mudah ditemukan untuk dibereskan.

Pesan Hukum Linus itu bagi kita, sesama suporter sepakbola adalah : semakin banyak suporter sepakbola kita menjadi blogger, semakin banyak mereka mampu menulis tentang segala seluk beluk pengelolaan sepakbola Indonesia, maka semakin mudah dikuak pula adanya beragam tindak kriminal yang selama ini diam-diam menjadi kanker yang menggerogotinya.

Rekan-rekan suporter, jadilah kalian sebagai blogger. Gunakan otak Anda, karunia demokratis dari Yang Maha Esa. Kemudian jadilah kita sebagai bagian dari solusi bagi masa depan sepakbola Indonesia. (BH)

kirimkan cerita opini kalian ke admin@suporter.info maka artikel cerita ataupun keluh kesah tersebut akan saya muat di http://suporter.info

terima kasih, salam suporter indonesia

salam

Admin

Tulisan di kutip dari artikel pak bambang korupsi,sepakbola dan suporter indonesia