PT Liga Indonesia (LI) masih berniat mempertemukan 36 klub Divisi Utama dalam kompetisi musim 2009-2010. Untuk itu, regulator kompetisi sepak bola tanah air tersebut terus menung­gu tiga klub yang belum mendaftar, yakni PSSB Bireuen Nanggroe Aceh Darussalam, Persiraja Banda Aceh, dan PS Banyuasin.

PT LI memberikan batas waktu sampai be­sok (30/9). “Kami akan mengirimkan su­­rat kepada klub-klub itu agar segera mem­berikan kepastian ikut atau tidak. Memang, sebelumnya, mereka sudah me­ng­atakan akan ikut dan membutuhkan waktu untuk konsolidasi internal, tapi kami tak bisa menunggu terlalu lama,” ujar Joko Driyono, CEO PT LI, di Jakarta kemarin (28/9).

Maklum, Divisi Utama direncanakan digeber mulai 25 Oktober. Padahal, bebe­ra­pa agenda masih harus dilakukan, salah satunya regrouping klub-klub peserta. Rencananya, regrouping dilaksanakan besok sekaligus. Jika nanti tiga klub itu tetap tidak mendaftar, PT LI tetap menge­lompokkan peserta dalam tiga grup -satu grup dihuni sebelas klub.[ad#kumpulblogger]

Konsekuensi lainnya, PT LI bisa saja me­mundurkan jadwal pelaksanaan pertan­dingan maksimal sampai pekan kedua November. Tujuannya, pertanding­an akhir Divisi Utama tak memiliki jeda terlalu lama dengan ISL. Itu terkait dengan playoff antartim yang yang bakal bertukar level.

Nah, tiga klub itu otomatis akan terde­gra­dasi dari Divisi Utama. “Tinggal men­cari tiga klub lain yang terdegradasi, masing-masing satu klub dari grup yang berbeda,” terang Joko.

Sementara itu, Muri Idris, sekretaris Persiraja Banda Aceh, menyatakan tetap akan ambil bagian dalam kompetisi Divisi Utama nanti. [vem/diq/jawapos]