Dalam pertandingan di stadion bekas tuan rumah Olimpiade Beijing 2008 itu, Samuel Eto’o gagal menyelamatkan timnya dari kekalahan.

Juara Coppa Italia Lazio mengawali musim 2009/10 dengan cukup gemilang setelah berhasil mengalahkan juara Serie A Inter Milan 2-1 di Beijing.

Dua gol kilat dari Matuzalem pada menit ke-63 dan kemudian Tommaso Rocchi tiga menit kemudian, hanya mampu dibalas oleh Samuel Eto’o 12 menit sebelum bubaran.

Inter yang diperkuat sejumlah pemain baru seperti Lucio, Thiago Motta, Eto’o, dan Diego Milito langsung tampil menekan sejak detik pertama.

Ironisnya, Lazio mendapat beberapa peluang awal. Julio Cesar berhasil menunjukkan keahliannya saat menyelamatkan peluang emas dari Tomasso Rocchi dan juga Zarate.

Angin beralih ke Nerazzurri. Sulley Muntari menyia-nyiakan peluang emas yang dimilikinya saat berdiri bebas di dalam kotak penalti, karena tendangannya terlalu tinggi. Lalu, giliran kiper Lazio asal Uruguay Muslera yang unjuk gigi. Pada menit ke-37, sepak pojok Esteban Cambiasso berhasil ditanduk dengan sempurna oleh bek anyar Lucio. Tetapi Muslera cukup tanggap.

Di babak kedua, Inter terus menekan dan mengizinkan Muslera membuat publik Stadion Kandang Burung, yang sebagian besar mendukung Inter, deg-degan.

Dua peluang dari Dejan Stankovic, ditambah oleh Muntari dan Diego Milito, membuat pertandingan seakan akan menjadi milik Inter.

Namun, justru Lazio yang unggul lebih dahulu. Bola liar dari tendangan bebas Lazio berhasil masuk ke kotak penalti Inter dan Matuzalem berada dalam posisi yang tepat untuk memasukkan bola ke jala gawang Julio Cesar.

Tiga menit berselang, Rocchi mendapat umpan lambung terobosan yang sangat matang dan gagal diantisipasi lini belakang Inter, dan Rocchi tak menyia-nyiakan kesempatan menaklukkan Cesar.

Pelatih Jose Mourinho pun langsung menurunkan Patrick Vieira dan Mario Balotelli pada menit ke-69, dan itu berbuah gol dari Samuel Eto’o pada menit ke-78. Balotelli merebut bola di lapangan Lazio dan menyodorkan bola ke Eto’o yang tentu saja dimanfaatkan dengan baik oleh mantan ujung tombak Barcelona itu.

Inter pun terus menekan, bahkan bola sempat bersarang di gawang Muslera lagi berkat tendangan terukur Milito. Sayangnya, Eto’o berada dalam posisi off-side dan akhirnya Biancocelesti berpesta setelah hasil 2-1 tak berubah hingga akhir.

Inter: Julio Cesar, Maicon, Chivu, Lucio, Javier Zanetti, Motta (’69 Vieira), Cambiasso, Muntari, Stankovic (’69 Balotelli), Eto’o, Milito

Lazio:
Muslera, Lichtsteiner, Siviglia, Diakite, Kolarov, Mauri, Baronio (’53 Dabo), Brocchi (’72 Cruz), Matuzalem (’80 Cribari), Rocchi, Zarate