Usai terpilihnya ketua umum dan manajemen klub yang baru, PSMS Medan mulai giat mencari dana. Rumor menyebutkan bila salah satu perusahaan raksasa nasional, PT HM Sampoerna Tbk, membuka negosiasi menjadi sponsor tim Ayam Kinantan di kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia musim 2009/10.

Benny Tomasoa, komisaris PT PSMS, mengatakan, dari sekian banyak sponsor yang didekati, baru Sampoerna yang kabarnya menyambut baik. Sebelumnya, Diadora juga sudah didekati. Tapi produsen alat olahraga ini tak tertarik bekerja sama dengan klub non Superliga.

Menurut Benny, berdasarkan pembicaraan awal, tampaknya Sampoerna mulai tertarik. Tapi secara profesional, mereka menginginkan proposal nyata beserta gambaran program yang ditawarkan pengurus PSMS.
“Sejauh ini kami baru bicara secara lisan, dan Sampoerna membuka diri untuk bekerja sama dengan PSMS. Mereka tinggal menanti bentuk tawaran yang kita inginkan. Karena dari pembicaraan awal, mereka tertarik dengan konsep yang kita tawarkan,” ungkap Benny.

Namun, Benny tak mau mengungkapkan bentuk kerja sama antara kedua belah pihak. Ia hanya menyebutkan Sampoerna enggan menjadi sponsor utama. Pasalnya anak usaha Sampoerna juga terlibat dalam kegiatan sepakbola nasional, yakni Copa Indonesia.

Sejak ditinggal Sihar Sitorus, PSMS sampai saat ini kabarnya masih tak memiliki dana, sehingga untuk membeli perlengkapan pertandingan harus menunggu hingga beberapa waktu.