JAKARTA – Pembentukan klub Jakarta Fc mulai muncul sebagai respon atas rencana merger Persija Jakarta dan Persitara Jakarta Utara. Bahkan, PT Persija Jaya yang memegang mandat menangani Persija siap mengelola Jakarta FC secara profesioanal dan lepas dari kepentingan birokrasi.”Hari Jumat (24/7/2009) akan diumumkan susunan kepengurusan klub hasil meger antara Persija dan Persitara. Kemudian Jakarta FC akan didaftar ulang ke BLI sehingga bisa langsung berburu pelatih dan pemain,” kata Direktur Umum PT Persija Jaya Bambang Sutjipto.Pengurus PT Persija Jaya memang siap bekerjka tanpa dukungan birokrasi. Mereka ingin memaksimalkan semua potensi sepak bola ibukota untuk meraih target juara. “Jakarta FC nantinya harus bisa mengali semua potensi bisnis, suporter, dan muaranya adalah restasi. Semua ini harus bersinergi,” tegas Bambang Sutjipto.

PT Persija Jaya sendiri siap mendatangkan investor yang menggelontorkan dana sekitar Rp30 miliar. PT Persija Jaya pun akan membentuk tim khusus yang bertugas mencari pelatih dan pemain.

Rencana pembentukan Jakarta FC menjadi solusi yang disepakati Badan Liga Indonesia. Direktur Kompetisi BLI Joko Driyono mengatakan, hasil merger tim ibu kota bisa melahirkan satu nama baru yang berkiprah di Liga Super.

“Mungkin pembentukan Jakata FC menjadi solusi terbaik jika klub sepak bola Jakarta disatukan,” kata Joko Driyono.

(zwr/sindo)[ad#kumpulblogger]