Panitia Lokal (LOC) MU di Jakarta mengaku sudah mengundang tiga Capres yakni Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Megawati Soekarnoputri dan M. Jusuf Kalla untuk menyaksikan pertandingan persahabatan antara Indonesia All Star melawan Manchester United pada 20 Juli 2009 nanti.

Untuk SBY yang saat ini masih menjabat sebagai Presiden RI, sayangnya hingga kini panitia belum mendapatkan jawaban dari pihak protokoler presiden. “Ini belum pasti ya. Tapi saya dengar Pak JK (wapres saat ini) juga ingin ikut nonton, sama dengan Ibu Mega,” ujar LOC Bidang Komersial, Herman Ago. Kecuali rombongan presiden dan wapres, LOC akan membatasi rombongan pejabat negara lainnya agar situasi saat pelaksanaan Piala Asia 2007 lalu dimana pejabat negara yang datang membawa rombongan cukup besar, tidak terjadi lagi. [ad#kumpulblogger] Sementara itu Anggota Komite Media PSSI, Tubagus Adi, juga menjelaskan jika skuad All Star Indonesia nantinya tak jauh dari skuad Timnas Indonesia yang saat ini sedang melakukan pemusatan latihan di Sawangan, Depok. Pengumumannya sendiri baru disampaikan pada Kamis (16/7) nanti. “Pengumumannya akan disampaikan di stasiun televisi swasta, TV One, sebagai media partner kami yang akan menyiarkan langsung pertandingan tersebut,” kata Adi. Polling sms yang dimulai pada 15 Mei lalu, kini sudah ditutup. Langkah ini merupakan cara panitia untuk menjaring 22 nama yang akan menghuni skuad All Star sekaligus mencari pemasukan tambahan. MU Datang Lebih Cepat Kabar lain datang dari Wakil Ketua LOC, Joko Driyono, yang mengatakan jika rombongan MU akan datang ke Jakarta lebih cepat tiga jam dari rencana semula yakni Sabtu [18/7] sekitar pukul 23.00 WIB. Pasalnya, Wayne Rooney dkk menjalani pertandingan melawan timnas U-23 Malaysia pada sore hari, sehingga mempercepat kedatangannya di Indonesia. Sebelumnya, rombongan MU dijadwalkan tiba di Jakarta diperkirakan pukul 02:00 WIB, Minggu dini hari (19/7). Namun karena para pemain ingin segera istirahat setelah melakoni pertandingan melawan Timnas U-23 Malaysia di Kuala Lumpur, Joko mengatakan tidak akan ada penyambutan meriah saat di Bandara Halim Perdana Kusuma nanti. Rombongan berjumlah 96 orang itu ke Jakarta menggunakan pesawat pribadi Boeing 747. “Saya belum tahu pasti detilnya, karena kami sedang merancang rute bagi pemain MU menuju penginapan, apakah langsung naik ke dalam bus di bawah tangga pesawat, atau singgah lebih dulu di ruangan VVIP. Yang pasti tidak ada sambutan meriah buat MU sesuai dengan permintaan mereka. Tujuannya agar para pemain mendapat istirahat yang cukup. Tidak ada sesi wawancara juga dengan wartawan,” ungkap Joko.[ad#kumpulblogger]