SRIWIJAYA FC

Ferry (GK): 8 – Refleks dan pergerakannya cukup bagus dalam mengamankan gawangnya dari serbuan pemain Persipura, termasuk saat menahan tendangan bebas David da Rocha.

Charis: 5
– Sering terlambat menutup pergerakan Ernest Jeremiah dan Boaz membuat gawang Sriwijaya beberapa kali mendapat tekanan berbahaya.

Ambizal: 6
– Tampak kurang konsentrasi membuat ia beberapa kali kehilangan bola saat. Terlebih ketika rekannya memaikan bola-bola cepat.

Jimy: 8 –
Postur tubuhnya yang cukup mendukung serta kemampuan duelnya yang bagus membuat lini belakang Sriwijaya FC beberapa kali terselamatkan oleh aksinya.

[ad#kumpulblogger]
Worabay: 5 – Takut dalam duel membuat permainannya tidak berkembang. Ia bahkan tidak mampu melewati hadangan Luis Kabes.

Nasuha: 8 – Kecepatan dan akselerasi yang baik membuat ia sukses menggantikan peran Isnan Ali. Gol yang tercipta dari hasil kreasinya yang mengirimkan umpan ke kotak penalti.

Toni: 5 – Penampilannya yang sembrono dan kasar membuat ia malah lebih sering melakukan pelanggaran keras, ketimbang memberikan umpan bola yang baik kepada pemain depan.

Zah Rahan: 8 – Pergerakannya cukup merepotkan barisan pertahanan Persipura. Ia bahkan beberapa kali memberikan umpan cantik ke lini depan.

Obiora: 8 – Pergerakannya dari lini kedua cukup merepotkan barisan pertahanan Persipura. Tak heran, jika satu gol yang tercipta di laga ini lahir dari tandukan kepalanya.

Kayamba: 5 – Banyak bengong dan kurang konsentrasi membuat ia beberapa kali membuang kesempatan untuk mencetak gol. Padahal umpan yang diperolehnya cukup terukur.

Djam: 6 – Terlalu banyak memaksakan diri bermain individu malah membuat ia sering menahan bola dan melambatkan serangan yang dibangun rekannya.

PERSIPURA

Yandri (GK): 6 – Refleksnya yang kurang baik membuat ia kebobolan satu gol, meski beberapa peluang dari Sriwijaya FC mampu dipatahkannya.

Ricardo: 6 – Tampil percaya diri membuat ia beberapa kali sukses mematikan serangan pemain Sriwijaya FC, hanya saja dia masih kurang ketat dalam menjaga lawan.

Rocha: 4 – Bermain di bawah penampilan terbaiknya membuat ia sangat mudah kehilangan bola. Perannya di lini kedua sama sekali tidak terlihat.

Ivakdalam: 8 – Kemampuan bertahannya cukup baik ditunjukkannya  dengan beberapa kali menggagalkan serangan yang dibangun Zah Rahan dan Obiora.

Wanggai: 7 – Cukup bagus mengawal lini tengah Persipura yang membuat pemain Sriwijaya FC tidak mudah membangun serangan dari sektor tengah. Sayang dia hanya mampu bermain selama 40 menit dan harus keluar karena cedera.

Jeremiah: 7 – Meski beberapa kali mampu merepotkan barisan pertahanan Sriwijaya, tapi dia tidak mampu menjebol gawang lawannya tersebut.

Kabes: 7 – Kemampuan bertahan dan menyerang yang bagus membuat ia sulit dilewati pemain Sriwijaya FC, ia bahkan beberapa kali mampu menggagalkan serangan yang dibangun Zah Rahan.

Komboy: 5 – Tampil dengan emosi yang tinggi malah membuat penampilannya tidak begitu baik. Ia bahkan beberapa kali melakukan pelanggaran keras yang nyaris merugikan timnya

Igbonefo: 6 – Kemampuan mengawal pemain lawan yang tidak begitu baik mengakibatkan gawangnya mampu dijebol Obiora.

Paulin: 6 – Kemampuan bertahannya cukup bagus dalam mengawal lini belakang Persipura, hanya saja ia sangat jorok dalam menghalau serangan yang membuat ia sering melakukan pelanggaran.

Boaz: 5 – Takut melakukan duel dan terlalu mudah kehilangan bola membuat akselerasinya tidak terlihat sepanjang laga.

Cadangan
Pangkali: 8 –
Berani melakukan duel dan beberapa kali mampu mengganggu pergerakan pemain tengah Sriwijaya, perannya sebagai pemain pengganti cukup terlihat baik.

Bonzavia: 8 – Pergerakannya cukup lincah dalam upaya merusak serangan Sriwijaya yang dibangun dari sektor tengah.
[ad#kumpulblogger]