Nama: Leonardo Nascimento de Araujo
Tanggal Lahir: 5 September 1969
Tempat Lahir: Niteroi, Brasil

Leonardo adalah salah satu pemain Brasil kebanggaan publik Milan. Bahkan sebelum ditunjuk menggantikan Carlo Ancelotti, Milanisti sudah menyebutnya sebagai salah satu legenda Rossoneri.

Pendapat tersebut tak terlepas dari kontribusi yang diberikannya untuk Milan saat menjadi pemain dari tahun 1997 hingga 2001.
[ad#ijo]
Tapi sebelumnya, Leonardo sudah banyak mengukir prestasi bersama banyak tim di berbagai penjuru dunia.

Leonardo, Sebagai Pemain

Leonardo memulai karirnya sebagai pemain bersama Flamengo di tahun 1987. Di usia yang baru menginjak 17 tahun, Leonardo sudah mendapat kesempatan bermain bersama Leandro, Bebeto dan Renato Gaucho dengan Zico sebagai mentornya. Leonardo kemudian hijrah ke Sao Paulo di tahun 1990.

Karena kontribusinya untuk tim, dia pun langsung dipanggil masuk skuad Brasil. Dia sempat bermain di Piala Dunia 1994 dan bermain bagus di laga pertamanya. Tapi setelah insiden sikutan kepada Tab Ramos, dia tak lagi bermain untuk Brasil di turnamen itu.

Kembali ke tahun 1990, Leonardo sudah mencicipi ketatnya kompetisi di Eropa bersama Valencia selama dua musim sebelum kembali ke Sao Paulo. Kashima Antlers dan Paris St Germain menjadi klub yang dibelanya kemudian dalam rentang waktu 1994-1997.

Di titik ini, karir Leonardo berada di puncak. Di timnas Brasil, kostum bernomor punggung #10 pun jadi miliknya, bukti bahwa dirinya merupakan anggota penting bagi timnas Samba. Gelar Copa America pun disumbangkannya di tahun 1997.

Di tahun yang sama, Leonardo hijrah ke Milan dan sejak saat itu menjadi aktor penting kesuksesan Milan merengkuh berbagai prestasi dan menjadi salah satu legenda Milan sepanjang masa, berkat 62 gol dari 177 laga untuk Milan. Dia kemudian kembali ke Sao Paulo dan Flamengo sebelum balik ke Milan di tahun 2003 untuk menuntaskan karirnya sebagai pemain.

Setelah Bermain

[ad#link_unit]
Satu tahun sebelum pensiun, Leonardo banyak mendedikasikan waktunya untuk kerja sosial bersama Fundacao Gol de Letra dan Fondazione Milan.

Leonardo juga sempat menjadi komentator untuk BBC. Dia juga terkenal cerdas dan pintar, juga menguasai lima bahasa, termasuk di antaranya Jepang.

Setelah pensiun sebagai pemain, Leonardo masih terus memberi sumbangan penting untuk Milan. Kedatangan Kaka dan Alexandre Pato ke Milan adalah salah satu bentuk kontribusinya sebagai pencari bakat di Brasil.

Leonardo akhirnya mengambil tantangan dari Milan dengan level lebih tinggi sebagai direktur teknis di awal tahun 2008. Sebelumnya, dia sempat ditawari menangani West Ham United.

Sejak menduduki jabatan barunya itu, Leonardo kerap disebut-sebut sebagai pelatih masa depan Milan. Prediksi itu akhirnya terwujud ketika Carlo Ancelotti memutuskan mundur dan bergabung dengan Chelsea pada 31 Mei 2009.

Prestasi Sebagai Pemain
Level Klub:

1987 Brazilian National Championship bersama Flamengo
1990 Brazil Cup bersama Flamengo
1991 Brazilian National Championship bersama Flamengo
São Paulo State Championship
1993 South American Recup Bersama Sao Paulo
South American Supercup bersama Sao Paulo
Intercontinental Cup bersama Sao Paulo
1994 South American Recup Bersama Sao Paulo
1996 J-League bersama Kashima Antlers
1999 Scudetto Serie A Italia bersama Milan
2003 Coppa Italia bersama Milan

Level Internasional:

1994 FIFA Piala Dunia – Juara
1997 Copa America – Juara
1997 Piala Konfederasi- Juara
1998 FIFA Piala Dunia – Runner-up
[ad#kumpulblogger]