Ronald Reagan, ketika masih berkuasa sebagai Presiden Amerika Serikat ke-40 pada 1981-1989, mengeluarkan sebuah kebijakan yang sangat terkenal untuk mengatasi stagnasi kondisi ekonomi, inflasi dan pengangguran di negaranya.

Kebijakan tersebut dikenal dengan istilah Reaganomics. Meskipun hutang nasional bertambah hingga tiga kali lipat, Reaganomics dinilai sukses mendongkrak perekonomian AS setelah mengalami resesi pada tahun 1982.
[ad#ijo]
Dalam hal sepakbola, Josep Guardiola meluncurkan model kehidupan sendiri. Pelatih Barcelona itu menyebut ‘Guardiolanomics’ sebagai kunci keberhasilan timnya musim ini.

Apa itu Guardiolanomics? Sang arsitek menjelaskan, Guardiolanomics merupakan sebuah sistem pembangunan tim yang mengutamakan keberanian dan kerja keras. Jaminannya, keberhasilan.

“Bila Anda berusaha mendapatkan bola dan menyerang maka Anda akan memiliki lebih banyak peluang,” kata mantan pemain Barca berusia 38 tahun itu seperti dikutip Reuters.

“Kami bukan pengecut. Kami tidak pernah merasakan hal itu dalam pertandingan. Tidak ada jalan lain. Tidak ada yang lebih berbahaya ketimbang tidak mengambil risiko.

“Kami sudah menghabiskan banyak…banyak waktu untuk bekerja keras sepanjang musim ini dan saya kira banyak orang gembira dan inilah bayaran kerja keras itu,” ungkapnya.

Guardiola, yang sudah memenangkan kompetisi Primera Liga Spanyol, Copa del Rey dan Liga Champions pada debutnya melatih, secara khusus memuji Lionel Messi, pencetak gol kedua ke gawang United.

Ia mengatakan, salah satu alasan mengapa klubnya mampu mendominasi permainan dalam tempo lama ketika melawan United, karena keputusannya untuk mengembalikan pemain Argentina itu ke lini tengah.

“Messi kembali ke lini tengah karena kami menginginkan mampu berlama-lama menguasai bola,” kata Guardiola.

“Tanpa mampu mendominasi bola, kami akan menjadi tim mengenaskan dan mengerikan di lapangan.

“Kami bukan tim terbaik dalam sejarah tapi kami bermain sebagai tim terbaik musim ini dengan memenangkan tiga gelar juara,” katanya.
[ad#kumpulblogger]