Xavi dan Andres Iniesta pantas disebut man of the match versi GOAL.com.

BARCELONA

Valdes -7.0:
Hanya mendapat ujian di 10 menit pertama dan tak lagi banyak beraksi di 80 menit berikutnya. Hanya satu kali membuat penyelamatan gemilang dari Ronaldo di babak kedua.

Puyol -7.5:
Mengisi tempat dan peran Daniel Alves dengan cukup bagus, baik dalam menyerang maupun bertahan. Nyaris membuat gol ketiga bagi Barca.

Pique -7.5: Sempat membuat blunder, tapi makin solid ketika pertandingan makin bertambah waktunya. Membuat dua penyelamatan penting untuk mementahkan tendangan Park dan Rooney.[ad#ijo]

Toure -7.0: Terlihat grogi di menit-menit awal, Toure membayar kelengahannya di menit-menit berikutnya. Padahal dia mengisi tempat dadakan di jantung pertahanan Barca.

Sylvinho -7.0: Tak banyak membantu dalam menyerang maupun bertahan, tapi tetap memiliki andil menutup pergerakan Rooney.

Busquets -7.0: Tak cukup bagus, tapi juga tak mengecewakan. Tiap mendapat bola langsung mengirim ke Iniesta dan Xavi.
[ad#link_unit]
Xavi -9.0: Satu kata, jenius. Xavi menjadi motor serangan dan kemenangan Barca. Dari sekian banyak kontribusi manis untuk timnya, hanya satu yang berakhis manis ketika bola crossingnya sukses diceploskan Messi.

Iniesta -9.0: Membagi bola, mengatur tempo dan membuka ruang gerak adalah tugasnya, dan semua dituntaskan dengan sangat baik. Luar biasa.

Messi -7.5: Tak cukup bagus dan eksplosif, tapi membuat satu gol yang akhirnya menyegel kemenangan Barcelona.

Eto’o -7.5: Memaksa Vidic dan Ferdinand bersusah payah menjaga pertahanan MU. Eto’o juga menjadi pembuka gol kemenangan timnya.

Henry -6.5: Terlihat jelas dipaksakan untuk bermain sehingga tak terlihat potensi terbaiknya. Namun demikian sempat menunjukkan pergerakan berbahaya yang sayangnya tak berujung gol.

Pengganti

Keita 6.5: Membuat lini tengah Barcelona semakin sulit.

Pedro – N/V:


MANCHESTER UNITED

Van der Sar -8.0: Jika tidak karenanya, MU bisa jadi kebobolan lebih dari dua gol, di mana sempat membuat penyelamatan penting dari tendangan Henry dan Puyol.

O’Shea -6.0: Penampilannya cukup rapuh. Henry yang tidak dalam kondisi fit pun sempat mengecohnya beberapa kali.

Vidic -4.5: Tidak berada di kondisi dan performa terbaiknya, di mana hampir semua pemain Barca bisa cukup mudah mencuri momen untuk melewatinya.

Ferdinand -5.0: Sama seperti Vidic, tidak dalam momentum terbaiknya. Messi dan Henry juga sempat mengecohnya.

Evra -6.5: Tampil cukup bagus menutup pergerakan Messi, yang membuat pemain Barca itu pindah ke tengah. Tapi tak banyak membantu ketika timnya dalam posisi menyerang.

Carrick -5.0: Sama sekali tidak mampu mengimbangi Xavi dan Iniesta dalam duel di lini tengah, yang membuatnya terlihat lebih banyak berlari tanpa bola dan kontribusi.

Anderson -5.0: Penampilannya termasuk di bawah rata-rata di musim ini dan akhirnya diganti di paruh kedua.

Giggs -4.5: Tak ada kontribusi besar diberikannya untuk tim, kecuali sebagai pelengkap tim atau pengambil tendangan sudut.

Park -5.0: menjadi pemain Asia pertama yang tampil di final, namun gagal mengakhirinya dengan manis. Malah Park tak bisa dibilang membanggakan nama Asia di laga itu.

Ronaldo -7.0: Tampil cukup bagus dan berdeterminasi, terutama di 20 menit pertama. Tapi ketika Xavi dan Iniesta mengambil kendali serangan, Ronaldo jadi tenggelam, meski setiap mendapat bola selalu terlihat ngotot untuk mencetak gol.

Rooney -5.5: Tidak banyak memberi kontribusi dan terlalu bermain ke pinggir yang membuat lini depan menjadi kosong.

Pengganti

Tevez 5.5: Masuknya Tevez malah membuat MU tak memiliki pola permainan.

Berbatov -5.5: Tak sedikit pun memenuhi ekspektasi pendukung MU.

Scholes – 5.5:
MU sudah dalam posisi tertinggal saat Scholes masuk, beban yang cukup berat dibawanya untuk membalikkan keadaan.[ad#kumpulblogger]