Persitara Jakarta Utara harus kembali menata ulang konsentrasinya di tiga laga sisa. Hal tersebut menyusul kekalahan menyakitkan tiga gol tanpa balas, yang diderita dari tamunya PSMS Medan di Stadion Surajaya, Lamongan, kemarin.

Maklum saja, kekalahan tersebut membuat Laskar Si Pitung gagal menambah poin untuk terus menjauh dari zona degradasi. Bahkan, mereka tinggal terpaut tiga poin dengan PSMS. Satu kemenangan lagi yang ditorehkan Ayam Kinantan, mereka akan turun ke zona play off. Itu karena, skuad tim besutan pelatih Rudy William Keltjes ini unggul agregat gol.[ad#ijo]

Parahnya, karena tiga laga terakhir yang akan dilakoni adalah melawan tim papan atas yang sedang berebut tiket play off Liga Champion Asia. Mereka adalah Persib Bandung (2/6), Persija (6/6), dan Persela (10/6). Di mana, dari tiga laga ini, hanya melawan Persib yang merupakan laga kandang.

Menurut manajer Persitara Harry Ruswanto, kekalahan timnya dari PSMS, yang membuat skenario timnya berantakan, karena faktor kelelahan pemain. Sebab, mereka baru saja memainkan laga ketat melawan Persiwa Wamena. Akibatnya, fisik Rahmad Rivai dkk terkuras dan tidak bisa maksimal saat menjamu PSMS.
[ad#link_unit]
“Pemain kami cukup kelelahan menghadapi jadwal yang cukup padat. Tapi kami tidak bisa menyalahkan jadwal yang menurut kami ‘gila’ ini. Bagaimana pun, kami memang harus mengakui kekalahan dan kembali harus berpikir keras menghadapi tiga laga sisa,” sungut Harry.

[ad#kumpulblogger]