Dengan dalih mengantisipasi membludaknya penonton yang ingin menyaksikan laga ujicoba Manchester United (MU) kontra Liga Indonesia All Star, panitia pelaksana (Panpel) lokal menambah jumlah tiket.

Ketua bidang komersial Panpel Lokal kedatangan MU ke tanah air, Herman Chaniago mengatakan, pihaknya terpaksa menambah jumlah tiket menjadi 72 ribu, dari rencana sebelumnya yang hanya menyediakan 65 ribu lembar tiket.

Penambahan jumalh tiket ini dilakukan, masih kata pria yang akrab di sapa Ago ini, karena animo calon penonton di Indonesia begitu besar. Hal tersebut  bisa dilihat, dari pesanan tiket yang dilakukan, meski penjualaan tiket tanda masuk belum dibuka.
[ad#ijo]
Seperti diketahui, Panpel lokal awalnya hanya mengalokasikan 65 ribu lembar tiket untuk pertandingan yang akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, 20 Juli mendatang. Di mana, kapasitas stadion kebanggaan masyarakat Indonesia itu sendiri adalah 87 ribu penonton.

Menurut pria yang juga deputi IV sekjen PSSI bidang marketing dan komersial, sebanyak 38 ribu lembar tiket dialokasikan untuk rekanan MU dan PSSI. Sedangkan untuk masyarakat umum, panpel hanya mengalokasikan 28 ribu lembar tiket.

“Sekitar empat ribu lembar tiket dialokasikan untuk keluarga dan rekanan Pak Agum Gumelar (Ketua Promotor lokal), serta departemen dan instansi pemerintahan. Sementara, dua ribu lembar lagi akan dijual langsung. Dengan begitu, total tiket yang tersedia adalah 72 ribu lembar,” kata Ago kepada wartawan di sekretariat PSSI, Senin (25/5).
[ad#link_unit]
Jumlah tiket ini lanjutnya, tidak mungkin ditambah lagi mengingat kapasitas stadion yang memang tidak boleh diisi lebih dari kuota yang tersedia. Hal ini akan sangat berbahaya, terlebih mengingat usia stadion yang sudah cukup tua, sehingga sangat riskan jika diisi sesuai daya tampung yang tersedia.

Masih kata Ago, alokasi penjualan tiket untuk rekanan MU dan PSSI memang sangat besar. Namun, panpel tidak bisa menolaknya karena itu sudah menjadi kesepakatan awal. Maklum, untuk mendatangkan tim elit asal Inggris ke tanah air imbuhnya, butuh biaya yang tidak sedikit dan semuanya ditanggung sponsor.

“Rekanan MU seperti AIG, Nike, Tri, dan Danamon setuju membantu mendatangkan tim tersebut. Asalkan, mereka mendapat prioritas saat penjualan tiket. Karena itu, mereka memang harus diutamakan lebih dahulu,” kilahnya tanpa bersedia merinci berapa biaya yang dibutuhkan untuk mendatangkan skuad tim besutan Sir Alex Ferguson ke Indonesia.

Ia menambahkan, penjualan tiket untuk masyarakat umum akan mulai dilakukan pada 1 hingga 14 Juni mendatang di gerai-gerai Tri (PT Hutchison CP Telecom Indonesia) yang terdapat di seluruh Indonesia. Setelah tanggal itu, penjualan tiket akan dilayani agen perjalanan Avia Tour dan Badan Liga Indonesia (BLI), khusus untuk calon penonton dari luar Jakarta.

Disinggung soal kabar yang menyebutkan panpel telah menaikkan harga tiket, Ago dengan tegas membantah dan menyatakan harga tiket masih seperti yang diumumkan awal Mei lalu. Di mana, kelas VVIP Rp3,5 juta, VIP Barat Rp1,5 juta, VIP Timur Rp1 juta, kategori I Rp400 ribu, kategori II, Rp250 ribu, dan kategori III Rp100 ribu.[ad#kumpulblogger]