Keputusan itu diambil Komite Eksekutif UEFA hari Selasa (12/5) di Bucharest, Rumania.

Dari keputusan tersebut, wasit nantinya akan diperbolehkan membuat keputusan dan aksi paling tegas apabila di sebuah pertandingan diwarnai oleh teriakan rasis dari suporter.

Rencana ini akan dimantapkan dalam waktu dekat dan tata cara baru akan diberikan kepada wasit setelah pertemuan Komite Eksekutif UEFA berikutnya di Vilnius pada awal Juli.

“Kami sudah lama memiliki rencana itu dan waktunya telah tiba untuk membolehkan wasit menghentikan, menunda atau mengabaikan pertandingan karena gangguan dari luar dengan bentuk apapun,” ujar sekretaris umum UEFA David Taylor kepada Reuters.

“Penghentian pertandingan bisa sampai 10 menit, atau lebih lama, tergantung pada situasi yang ada,” sambungnya.

“Kami ingin mengirim pesan yang jelas, bahwa perilaku rasis dalam bentuk apa pun tidak akan ditoleransi di setiap laga UEFA.”
Oleh Mohamad Yanuar
[ad#oke]