Mantan asisten pelatih PSIS Semarang Ahmad Muhairiah ditunjuk menjadi arsitek Mahesa Jenar menggantikan posisi Bambang Nurdiansyah yang didepak pengurus.


Ketua umum PSIS Sukawi Sutarip menetapkan Ahmad Muhairiah sebagai pelatih baru Mahesa Jenar, menggantikan posisi Bambang Nurdiansyah yang didepak, menyusul keputusan pembubaran tim senior yang kemudian dianulir dan diganti dengan rasionalisasi.

Selanjutnya, mantan pemain PSIS era 1980-an yang tak lain adalah asisten pelatih di bawah kendali Bambang Nurdiansyah ini akan membesut tim kebanggaan warga Kota Semarang, menyelesaikan tujuh laga sisa yang harus dilakoni di putaran kedua Superliga.

Muhairiah akan menukangi 16 pemain senior PSIS yang masih dipertahankan dalam proses rasionalisasi, menyusul krisis finansial yang dialami. Kinerjanya pun akan ditopang Ari Wibowo sebagai general manager tim yang baru, menggantikan Anis Nugroho yang sudah tidak aktif menjalankan tugas dalam beberapa bulan terakhir.

Kepada wartawan, Muhairiah menyatakan tetap akan melanjutkan program yang telah disusun pelatih sebelumnya. Di mana ia sendiri mengaku sudah sangat faham program yang akan diterapkan, karena dirinya merupakan asisten Banur, sapaan akrab Bambang Nurdiansyah.

“Hal yang sama menyangkut pola permainan. Hanya saja, saya harus melihat ketersediaan stok pemain lebih dahulu. Yang pasti, kami tidak mungkin melakukan perubahan drastis terhadap pola permainan,” kata Muhairiah menjelaskan.

Ditanya mengenai kekuatan tim, ia mengaku tidak akan banyak mengalami perubahan, karena pemain yang dipertahankan semuanya pemain inti. Apalagi, lima pemain asing yang dimiliki semuanya tetap dipertahankan.

Skuad PSIS:

Asing: Abdel Aziz Dnibi, Onambele Jules Basile, Nnengguen Bienvenu, Antonio Teles, Anderson Leke.

Lokal: Agus Murod dan Basuki (kiper), Idrus Gunawan, Deni Rumba, Restu Kartiko, Prananda Aditya, Hery Susilo, Hendro Siswanto, Johan Yoga Pratama, Sapto Widiantoro, Bertha Yuwana.

Dari U-21: Taufik Salaffudin, Vava Ardila Handoyo, Tri Setyo, M Yusuf, M Haris Mardiyanto, Ipan Priyanto, Awang Tuherdias Priambodo, Hardian Surya, Catur Setiono.