Meski kompetisi Superliga 2008/09 masih menyisahkan beberapa pertandingan lagi, Persipura Jayapura bisa dipastikan tampil sebagai juara kompetisi kasta tertinggi di tanah air musim ini.

Kegagalan Persija Jakarta menaklukkan Arema Malang dan meraup poin maksimal membuat peluang Persipura Jayapura yang saat ini memuncaki klasemen sementara, meraih juara Superliga 2008/09 terbuka lebar.

Maklum saja, karena hal itu menjadikan tim berjuluk Mutiara Hitam makin kokoh di puncak klasemen dengan selisih poin cukup lebar dari rival terberatnya ini. Ya, Persipura masih unggul 11 poin dari Macan Kemayoran yang juga menjadi tim favorit juara.
Memang, tim ibukota ini masih menyisahkan 12 sisa laga ketimbang Persipura yang tinggal memiliki delapan laga lagi. Tapi, selisih poin yang terlalu jauh membuat anak-anak Papua ini tidak mungkin terkejar lagi dalam perolehan poinnya.

Terlebih karena pasukan pelatih Jaksen F Tiago masih menyisahkan empat laga kandang dari delapan laga sisa yang akan mereka mainkan. Seperti diketahui, Edward Ivakdalam dkk sangat tangguh jika tampil di hadapan publiknya sendiri.

Musim ini saja, mereka hanya kehilangan poin saat ditahan imbang 1-1 Persijap Jepara. Selebihnya disapu bersih dengan torehan poin penuh. Dengan record laga kandang yang baik, Persipura masih memiliki kesempatan untuk menambah 12 poin. Tentunya dengan asumsi Persipura tidak mampu menambah poin di laga tandangnya.

Itu artinya, mereka akan mengemas 70 poin di akhir musim. Dan jika saja skenario seperti ini yang terjadi, maka peluang Persija untuk menyalip masih terbuka. Asalkan, 12 laga sisa yang akan dijalani semuanya harus dilalui dengan kemenangan.

Sebab dengan begitu, maka Persija akan mendulang 79 poin dan terpaut sembilan poin dari Persipura. Sayang, hal ini sangat mustahil bisa dilakukan. Tentu hanya keajaiban yang bisa membawa Persija mengejar perolehan poin dari Persipura.

Pasalnya, mereka tidak bisa menggelar laga kandangnya di ibukota, karena tidak mendapat izin dari aparat keamanan. Akibatnya, Persija harus menjadi tim musyafir yang membuat peluang mereka manambah perolehan poin sangat berat.

Sebetulnya, masih ada tim lain yang mengancam Persipura dalam meraih juara musim ini. Sebut saja Persiwa Wamena dan Sriwijaya Football Club (SFC). Hanya saja, peluang kedua tim yang menduduki peringkat kedua dan ketiga klasemen sementara ini pun cukup berat.

Sebab, selain kalah dalam selisih poin yang terbilang jauh, jumlah sisa pertandingan yang harus dilakoni kedua tim ini pun sama dengan Persipura. Bahkan SFC yang tertinggal sembilan poin dari Persipura tinggal menyisahkan tujuh laga.

Bagaimana dengan Persib Bandung yang berada di urutan keempat klasemen sementara? Peluang Maung Bandung untuk menyalip Persipura memang belum tertutup. Dengan menyisahkan 11 laga dan tertinggal 13 poin, mereka memang masih bisa mengejar.

Hanya saja peluang itu sangat tipis mengingat penampilan skuad tim besutan pelatih Jaya Hartono yang tidak konsisten. Hal yang berbeda ditunjukkan Persipura yang terus menampilkan permainan ciamik. Tidak hanya jago kandang, tapi mereka cukup berbahaya di kandang lawan.

Karena itu tidak salah memang jika Persipura disebut sebagai juara  kompetisi kasta tertinggi sepakbola nasional yang musim ini untuk pertama kali digulirkan, meski masih menyisahkan beberapa pertandingan lagi.

Oleh Yuslan Kisra