PSSI baru saja berulang tahun yang ke 79 yang dirayakan hari minggu kemarin. dalam acara itu PSSI memberikan pernghargaan kepada 12 insan sepakbola tanah air yang antara lain terdiri dari mantan pemain, wasit, pengurus sepakbola dan dari pemerintah.

79 tahun bukan waktu yang sebentar buat PSSI. akan tetapi minimnya prestasi serasa tidak sesuai dengan usia yang sudah terlalau lama itu. Pada Olimpiade Melbourne 1956, Indonesia juga mengirimkan tim sepakbola. Di babak perempat-final, Indonesia langsung menghadapi favorit juara Uni Soviet. Setelah sempat menahan imbang 0-0, Indonesia takluk 4-0 pada partai ulangan hari berikutnya. Prestasi ini kemudian selalu disebut-sebut sebagai sejarah tertinggi sepakbola Indonesia.

jangankan di tingkat dunia, di kwasan asean saja kita tertinggal jauh dari thailand, malaysia, singapura, vietnam atau bahkan myanmar. adalah  dalam sea games 1991 di manila philipina prestasi yang dapat kita raih terakhir kali yaitu medali emas. selepas itu praktis kita tidak pernah menjuarai turnamen di tingkat asia tengara ini

Organisasi yang salah urus menjadi salah satu sebabnya praktis setelah Azwar Anas (1991-1999) tidak ada gelar yang bisa kita peroleh di era kepemimpinan Agum Gumelar (1999-2003) dan Nurdin Halid (2003-2007, 2007-2011. Carut marut jadwal kompetisi juga salah satu bagian dari inkonsistensi BLI dalam mengelar liga. baik super liga maupun divisi utama. sejak liga indonesia digelar belum ada prestasi apapun yang membuat kita bangga. malah terasa sepakbola kita makin di ujung kematian. Mafia peradilan, ribut antarsuporter, ribut antar pemain, merupakan bagian yang tak bisa kita lepaskan dalam persepakbolaan kita saat ini.

Suporter.info hadir untuk memberi sebuah warna baru bagi dunia suporter sepakbola indonesia. tidak ada suporter segila, senekad dan sefanatis di liga indonesia. Sepakbola kalau dibrasil disebut agama mungkin kalau di indonesia 1 tingkat dibawahnya yakni sepakbola adalah keyakinan.

Suporter.info hadir ditengah omongan, cibiran dan cacian terhadap suporter sepakbola. yang terlanjur melekat menjadi stigma para masyarakat indonesia. Web ini juga berupaya memecah pengkotak – kotakan suporter yang selama ini secara sengaja atau tidak sengaja telah kita timbulkan sendiri. silahkan anda merah, biru, hijau, kuning ataupun orange. tapi sesungguhnya kita adalah merah putih

damai suporter indonesia
maju sepakbola indonesia