<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>selamat datang diatas dunia ku</title>
	<atom:link href="http://pasoepatisolo.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com</link>
	<description>hanya sekedar bukti atas cintaku kepada solo</description>
	<lastBuildDate>Wed, 18 Jan 2012 15:59:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pasoepatisolo.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>selamat datang diatas dunia ku</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pasoepatisolo.wordpress.com/osd.xml" title="selamat datang diatas dunia ku" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pasoepatisolo.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>#pialadunia 1986: Milik Maradona</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/10/pialadunia-1986-milik-maradona/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/10/pialadunia-1986-milik-maradona/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 10 Feb 2010 09:47:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[piala dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1663</guid>
		<description><![CDATA[TAHUN 1986 merupakan tahun gemilang bagi persepakbolaan Meksiko, tuan rumah Piala Dunia waktu itu. Namun, bintang turnamen itu justru berasal dari Argentina, yakni sang kapten Diego Maradona. Pada tahun itu, Maradona meraih puncak kariernya di pentas internasional disertai kontroversi gol &#8220;Tangan Tuhan&#8221;. Tuan rumah Piala Dunia ke-13 sebetulnya diserahkan kepada Kolumbia. Karena masalah keuangan di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1663&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://oddityroom.files.wordpress.com/2009/10/piala-dunia-1986.jpg?w=280&#038;h=246" alt="" width="280" height="246" /></p>
<p>TAHUN 1986 merupakan tahun gemilang bagi persepakbolaan Meksiko, tuan rumah Piala Dunia waktu itu. Namun, bintang turnamen itu justru berasal dari Argentina, yakni sang kapten Diego Maradona. Pada tahun itu, Maradona meraih puncak kariernya di pentas internasional disertai kontroversi gol &#8220;Tangan Tuhan&#8221;.</p>
<p>Tuan rumah Piala Dunia ke-13 sebetulnya diserahkan kepada Kolumbia. Karena masalah keuangan di negara tersebut, FIFA kemudian memindahkannya ke Meksiko. Dalam hal infrastruktur, Meksiko yang pernah menjadi tuan rumah 16 tahun sebelumnya dianggap lebih siap dibanding calon lain yakni Kanada dan Amerika Serikat. Delapan bulan sebelum penyelenggaraan PD 1986, negara di Amerika Utara itu sempat diguncang gempa bumi yang menewaskan 20.000 orang. Untunglah gempa ini tak merusak 12 stadion tempat penyelenggaraan turnamen.</p>
<p>Tiga negara menjalani debut mereka di putaran final, yakni Kanada, Denmark, dan Irak. Kanada dan Irak tersingkir di fase grup, demikian pula dengan kontingen Korea Selatan, yang sempat mengundang decak kagum lewat tendangan-tendangan jarak jauh para pemainnya. Denmark dengan duo pemain depan Michael Laudrup dan Preben Elkjaer-Presen membuat kejutan dengan menguasai Grup E, salah satunya dengan menekuk runner-up Jerman Barat di fase grup.</p>
<p>Pada turnamen kali ini, FIFA kembali memberikan peraturan baru di mana empat tim terbaik yang menduduki peringkat ketiga di masing-masing grup boleh ikut ke fase knock out bersama 12 tim yang menjadi juara dan runner-up grup. Berkat aturan ini, Belgia, Polandia, Bulgaria, dan Uruguay berhak lolos ke 16 besar. Belgia bahkan berhasil melangkah ke semifinal dengan menekuk Uni Soviet di perdelapan final dan menang adu penalti lawan Spanyol di perempat final.</p>
<p>Kejutan juga dibuat oleh Maroko. Mereka menjadi negara pertama dari Afrika yang berhasil lolos ke fase knock out setelah menjadi pimpinan Grup F. Di babak 16 besar, langkah mereka langsung terhenti oleh Jerman Barat. Jerman pula yang menyingkirkan tuan rumah Meksiko dalam laga alot di perempat final. Di babak ini pula, terjadi persaingan alot oleh setiap kontestan. Dari empat laga yang berlangsung, hanya partai Argentina versus Inggris yang berakhir dalam waktu 90 menit. Partai lainnya harus diakhiri dengan adu penalti.</p>
<p>Argentina yang hanya sekali kalah pada laga kualifikasi kemudian menaklukkan Belgia di semifinal dengan skor akhir 2-0. Kedua gol dicetak oleh Maradona dan membuat jumlah golnya di turnamen tersebut menjadi lima gol. Jumlah gol Maradona itu rupanya masih kalah dari top scorer asal Inggris, Gary Lineker. Lineker kemudian mendapat penghargaan Sepatu Emas, tetapi Maradona menjadi Pemain Terbaik berkat lima gol dan lima assist-nya dalam tujuh laga waktu itu. Salah satu gol tersebut ia buat dengan menggunakan tangan kiri ke gawang Inggris yang dijaga oleh Peter Shilton pada perempat final.</p>
<p>Gol pembuka Maradona di pertandingan itu kemudian dikenang sebagai &#8220;la mano de Dios&#8221; atau gol &#8220;Tangan Tuhan&#8221;. Gol keduanya, tiga menit setelah gol pertama, tercipta melalui aksi solo run dari lapangan tengah, berbelok-belok mencari celah, sambil melewati lima pemain Inggris. Pada 2002, FIFA melakukan jajak pendapat dan menempatkan gol tersebut sebagai gol terbaik sepanjang abad.</p>
<p>Di final, Maradona tidak mencetak gol. &#8220;Albicelestes&#8221; memimpin 2-0 lebih dulu, tapi Jerman berhasil menyamakan skor. Enam menit menjelang bubar, Maradona memberikan assist cantik kepada Jorge Burruchaga dan terciptalah gol yang membawa armada Carlos Bilardo tersebut menjadi pemenang.<br />
Maradona pun menjadi satu-satunya pemain yang begitu dominan dalam sejarah Piala Dunia.</p>
<p>Secara keseluruhan, tercatat 80 pemain mencetak gol di turnamen ini. Dari 132 gol, Argentina mencatat jumlah gol paling banyak yakni 15 gol, adapun Kanada menjadi satu-satunya tim yang sama sekali tak menjebol gawang lawan. Uni Soviet yang didominasi oleh pemain-pemain Dynamo Kiev mencatat skor terbesar pada penyisihan grup yakni saat mengalahkan Hungaria dengan 6-0.</p>
<p>Meksiko mengandalkan top scorer La Liga Spanyol, Hugo Sanchez, tapi dia justru menghabiskan banyak waktu untuk memprotes wasit dan melakukan pelanggaran yang tak perlu. Meski kalah di perempat final, &#8220;El Tri&#8221; memperlihatkan penampilan menawan dan itu merupakan penampilan terbaik mereka di Piala Dunia.</p>
<p>Jerman Barat, Inggris, dan Brasil masih seperti sebelumnya mengandalkan pemain-pemain bintang yang sudah menapak usia senja. Karl-Heinz Rummenigge, Michel Platini, dan Zico diberi kesempatan dalam laga terakhir mereka di Piala Dunia, tapi hanya Platini yang tampil cukup bagus. Rummenigge dan Zico berkutat dengan cedera lutut dan jarang bermain 90 menit penuh.</p>
<p>Platini dkk akhirnya bertemu Zico cs pada perempat final di Guadalajara. Platini berhasil menyamakan skor 1-1 dan pertandingan pun akhirnya harus dilanjutkan lewat adu penalti. Zico berhasil menunaikan tugas sebagai algojo, sementara Platini gagal mencetak gol dari titik putih. &#8220;Les Blues&#8221; akhirnya menang dan Platini pun bertemu Rummenigge cs di sermifinal.</p>
<p>Pemain termuda di turnamen ini adalah pemain tuan rumah F.J. Cruz, sedangkan pemain tertua adalah Pat Jennings, kiper Irlandia Utara. Itulah Piala Dunia terakhir bagi Jennings, tepat pada usia 41 tahun. Ia menjadi satu-satunya kiper yang pernah bermain dalam enam periode Piala Dunia.</p>
<p><strong>Rekam pertandingan Piala Dunia  1986</strong><br />
<strong>Top skor</strong><br />
Gary Lineker (Inggris, 6 gol)<br />
Diego Maradona (Argentina, 5 gol)<br />
Careca (Brasil, 5 gol)<br />
Emilio Butragueno (Spanyol, 5 gol)</p>
<p><strong>Statistik Lain</strong><br />
Jumlah pertandingan 52<br />
Total gol yang tercipta 132<br />
Rata-rata gol per pertandingan 2,54<br />
Kartu merah 8<br />
Kartu kuning 137<br />
Gol bunuh diri 1<br />
Total penonton 2.407.431<br />
Rata-rata penonton 46.297 per laga</p>
<p><strong>Klasemen akhir Piala Dunia 1962</strong></p>
<table border="0" width="479">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Argentina</td>
<td>C</td>
<td>7</td>
<td>6</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>14-5</td>
<td>13</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Jerman Barat</td>
<td>F</td>
<td>7</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>8-7</td>
<td>8</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Perancis</td>
<td>SF</td>
<td>7</td>
<td>4</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>12-6</td>
<td>10</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Belgia</td>
<td>SF</td>
<td>7</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>3</td>
<td>12-15</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>5.</td>
<td>Brasil</td>
<td>QF</td>
<td>5</td>
<td>4</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>10-1</td>
<td>9</td>
</tr>
<tr>
<td>6.</td>
<td>Meksiko</td>
<td>QF</td>
<td>5</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>6-2</td>
<td>8</td>
</tr>
<tr>
<td>7.</td>
<td>Spanyol</td>
<td>QF</td>
<td>5</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>11-4</td>
<td>7</td>
</tr>
<tr>
<td>8.</td>
<td>Inggris</td>
<td>QF</td>
<td>5</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>7-3</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>9.</td>
<td>Denmark</td>
<td>2R</td>
<td>4</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>10-6</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>10.</td>
<td>Uni Soviet</td>
<td>2R</td>
<td>4</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>12-5</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>11.</td>
<td>Maroko</td>
<td>2R</td>
<td>4</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>3-2</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>12.</td>
<td>Italia</td>
<td>2R</td>
<td>4</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>5-6</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>13.</td>
<td>Paraguay</td>
<td>2R</td>
<td>4</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>4-6</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>14.</td>
<td>Polandia</td>
<td>2R</td>
<td>4</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1-7</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>15.</td>
<td>Bulgaria</td>
<td>2R</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>2-6</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>16.</td>
<td>Uruguay</td>
<td>2R</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>2-8</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>17.</td>
<td>Portugal</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2-4</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>18.</td>
<td>Hungaria</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2-9</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>19.</td>
<td>Skotlandia</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1-3</td>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<td>20.</td>
<td>Korea Selatan</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>4-7</td>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<td>21.</td>
<td>Irlandia Utara</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>2-6</td>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<td>22.</td>
<td>Aljazair</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1-5</td>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<td>23.</td>
<td>Irak</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>1-4</td>
<td>0</td>
</tr>
<tr>
<td>24.</td>
<td>Kanada</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>0-5</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>* Sistem poin yang dipakai pada Piala Dunia 1930 hingga 1990 adalah 2 untuk sebuah kemenangan dan 1 untuk seri.</p>
<p><strong>Perjalanan Menuju Juara</strong><br />
<em><strong>Babak kualifikasi</strong></em><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
Argentina<br />
Italia<br />
Bulgaria<br />
Korea Selatan</p>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
Meksiko<br />
Paraguay<br />
Belgia<br />
Irak</p>
<p><strong>GROUP C</strong><br />
Uni Soviet<br />
Perancis<br />
Hungaria<br />
Kanada</p>
<p><strong>GROUP D</strong><br />
Brasil<br />
Spanyol<br />
Irlandia Utara<br />
Aljazair</p>
<p><strong>GROUP E </strong><br />
Denmark<br />
Jerman Barat<br />
Uruguay<br />
Skotlandia</p>
<p><strong>GROUP F </strong><br />
Maroko<br />
Inggris<br />
Polandia<br />
Portugal</p>
<p><strong>Perempat final</strong><br />
Brasil vs Perancis 1-1 (3-4 pen.)<br />
Jerman Barat vs Meksiko 1-1 (4-1 pen.)<br />
Argentina vs Inggris 2-1<br />
Spanyol vs Belgia 1-1 (4-5 pen.)</p>
<p><strong>Semifinal</strong><br />
Perancis vs Jerman Barat 0-2<br />
Argentina vs Belgia 2-0</p>
<p><strong>Perebutan peringkat tiga</strong><br />
Perancis vs Belgia aet 4-2</p>
<p><strong>FINAL</strong><br />
Argentina vs Jerman Barat 3-2</p>
<p>[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1663/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1663&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/10/pialadunia-1986-milik-maradona/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oddityroom.files.wordpress.com/2009/10/piala-dunia-1986.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>#pialadunia 1982: Ketika Italia Menyundul Brasil</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/09/pialadunia-1982-ketika-italia-menyundul-brasil/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/09/pialadunia-1982-ketika-italia-menyundul-brasil/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 09:44:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[piala dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1661</guid>
		<description><![CDATA[ITALIA sempat unggul 2-0 atas Brasil dalam hal koleksi gelar Piala Dunia. Namun, Brasil mampu mengejar dan unggul 3-2. Akhirnya, baru pada Piala Dunia 1982 Spanyol, Italia mampu berdiri sejajar dengan Brasil. Sulit diduga Italia mampu melangkah sejauh itu. Pasalnya, di putaran kedua, mereka berada satu grup dengan Argentina dan Brasil. Namun, secara meyakinkan, mereka [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1661&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://oddityroom.files.wordpress.com/2009/10/piala-dunia-1982.jpg?w=280&#038;h=413" alt="" width="280" height="413" />ITALIA sempat unggul 2-0 atas Brasil dalam hal koleksi gelar Piala Dunia. Namun, Brasil mampu mengejar dan unggul 3-2. Akhirnya, baru pada Piala Dunia 1982 Spanyol, Italia mampu berdiri sejajar dengan Brasil.</p>
<p>Sulit diduga Italia mampu melangkah sejauh itu. Pasalnya, di putaran kedua, mereka berada satu grup dengan Argentina dan Brasil. Namun, secara meyakinkan, mereka mengalahkan kedua wakil Amerika Selatan itu dan melaju ke semifinal.</p>
<p>Di babak empat besar, Italia kembali menemui ujian berat, yaitu menghadapi Polandia. Beruntung mereka memiliki Paolo Rossi. Di babak semifinal, Paolo Rossi mencetak dua gol yang menentukan kemenangan Italia 2-0 atas Polandia dan mengantar Italia ke final pertama mereka setelah 12 tahun.</p>
<p>Di final, mereka mengandaskan Jerman Barat 3-1. hasil itu membuat Italia dan Brasil sama-sama mengantongi tiga gelar juara Piala Dunia. Bedanya, karena Brasil lebih dulu mencapai gelar ketiga, mereka berhak mendapatkan Piala Jules Rimet.</p>
<p><strong>Data &amp; Fakta</strong><br />
<strong>Format</strong>: Sebanyak 24 tim yang terbagi rata dalam enam grup bermain di babak penyisihan pertama. Penghuni dua besar setiap grup masuk ke putaran kedua, di mana mereka terbagi dalam empat grup berisi masing-masing tiga tim. Pemenang setiap grup melaju ke babak semifinal</p>
<p><strong>Peristiwa penting &amp; unik: </strong><br />
*Pertama kalinya adu penalti digunakan untuk memutuskan hasil semifinal dan final.<br />
*Akibat format pertandingan, Inggris dan Kamerun harus tersingkir, meski tak pernah menderita kekalahan.<br />
*Dalam pertandingan antara Perancis dan Kuwait, pemain Kuwait memprotes gol Perancis. Menurut mereka, mereka berhenti bermain karena bunyi peluit wasit. Presiden Federasi Sepak Bola Kuwait, Pangeran Fahid, menghampiri wasit dan mengancam akan meninggalkan pertandingan. Wasit menarik keputusannya. Perancis sendiri menang 4-1. Wasit itu diskors dan Fahid didenda 14.000 dollar Amerika.<br />
*Di babak semifinal, kiper Jerman, Harald Schumacher bertanggung jawab atas terjadinya salah satu pelanggaran paling keras, yaitu ketika ia keluar wilayah kekuasaannya dan memukul pemain Perancis, Patrick Battison sampai pingsan. Uniknya, wasit dan Schumacher tak bertindak apa-apa terhadap Battison yang tak sadarkan diri, sampai akhirnya ditarik dari lapangan. Akibat kejadian itu, Battison mengalami cedera tulang belakang dan beberapa giginya tanggal.<br />
*Kapten Italia, Dino Zoff, berusia 40 saat turnamen itu dan menjadi pemain tertua yang menerima medali juara.<br />
*Pemain Perancis, Alain Giresse mencetak gol pertama di babak adu penalti.<br />
*Pemain Perancis, Bryan Robson mencetak gol ke gawang Perancis dalam waktu 27 detik.</p>
<p><strong>Top skor</strong></p>
<table border="0" width="350">
<tbody>
<tr>
<td width="187" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="41" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Gol</strong></td>
<td width="37" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pen</strong></td>
<td width="67" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Main</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Paolo Rossi</td>
<td>6</td>
<td>0</td>
<td>7</td>
</tr>
<tr>
<td>Karl-Heinz Rummenigge</td>
<td>5</td>
<td>0</td>
<td>7</td>
</tr>
<tr>
<td>Zico</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>Zbigniew Boniek</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>Laszlo Kiss</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Perjalanan Menuju Final</strong><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
Italia 0-0 Polandia<br />
Peru 0-0 Kamerun<br />
Italia 1-1 Peru<br />
Polandia 0-0 Kamerun<br />
Polandia 5-1 Peru<br />
Italia 1-1 Kamerun</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Polandia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>5-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Italia</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>2-2</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Kamerun</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1-1</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Peru</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>2-6</td>
<td>2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
Jerman Barat 1-2 Aljazair<br />
Cile 0-1 Austria<br />
Jerman Barat 4-1 Cile<br />
Aljazair 0-2 Austria<br />
Aljazair 3-2 Cile<br />
Jerman Barat 1-0 Austria</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Jerman Barat</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>6-3</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Austria</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>3-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Aljazair</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>5-5</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Cile</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>3-8</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP C</strong><br />
Argentina 0-1 Belgia<br />
Hungaria 10-1 El Salvador<br />
Argentina 4-1 Hungaria<br />
Belgia 1-0 El Salvador<br />
Belgia 1-1 Hungaria<br />
Argentina 2-0 El Salvador</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Belgia</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>3-1</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Argentina</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>6-2</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Hungaria</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>12-6</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>El Salvador</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>1-13</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP D</strong><br />
Inggris 3-1 Perancis<br />
Cheska 1-1 Kuwait<br />
Inggris 2-0 Cheska<br />
Perancis 4-1 Kuwait<br />
Perancis 1-1 Cheska<br />
Inggris 1-0 Kuwait</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Inggris</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>6-1</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Perancis</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>6-5</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Cheska</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>2-4</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Kuwait</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>2-6</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP E </strong><br />
Spanyol 1-1 Honduras<br />
Yugoslavia 0-0 Irlandia Utara<br />
Spanyol 2-1 Yugoslavia<br />
Honduras 1-1 Irlandia Utara<br />
Honduras 0-1 Yugoslavia<br />
Irlandia Utara 1-0 Spanyol</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Irlandia Utara</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>2-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Spanyol</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>3-3</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Yugoslavia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2-2</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Honduras</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>2-3</td>
<td>2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP F </strong><br />
Brasil 2-1 Uni Soviet<br />
Skotlandia 5-2 Selandia Baru<br />
Brasil 4-1 Skotlandia<br />
Uni Soviet 3-0 Selandia Baru<br />
Uni Soviet 2-2 Skotlandia<br />
Brasil 4-0 Selandia Baru</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Brasil</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>10-2</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Uni Soviet</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>6-4</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Skotlandia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>8-8</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Selandia Baru</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>2-12</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em><strong>Fase penyisihan grup (Penyisihan kedua)</strong></em><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
Polandia 3-0 Belgia<br />
Belgia 0-1 Uni Soviet<br />
Polandia 0-0 Uni Soviet</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Polandia</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>3-0</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Uni Soviet</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>1-0</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Belgia</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>0-4</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
Jerman Barat 0-0 Inggris<br />
Jerman Barat 2-1 Spanyol<br />
Spanyol 0-0 Inggris</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Jerman Barat</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2-1</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Inggris</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>0-0</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Spanyol</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1-2</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP C </strong><br />
Italia 2-1 Argentina<br />
Argentina 1-3 Brasil<br />
Italia 3-2 Brasil</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Italia</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>5-3</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Brasil</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>5-4</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Argentina</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2-5</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP D </strong><br />
Austria 0-1 Perancis<br />
Austria 2-2 Irlandia Utara<br />
Perancis 4-1 Irlandia Utara</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Perancis</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>5-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Austria</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2-3</td>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Irlandia Utara</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>3-6</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Semifinal</strong><br />
Polandia 0-2 Italia<br />
Jerman Barat 3-3 Perancis (5-4 adu penalti)</p>
<p><strong>Perebutan peringkat tiga</strong><br />
Polandia 3-2 Perancis</p>
<p><strong>FINAL</strong><br />
Italia 3-1 Jerman Barat</p>
<p><strong>Bola Emas</strong><br />
1. Paolo Rossi (Italia)<br />
2. Falcao (Brasil)<br />
3. Karl-Heinz Rummenigge (Jerman)</p>
<p><strong>Sepatu Emas</strong><br />
1.Paolo Rossi (Italia)<br />
2.Karl-Heinz Rummenigge (Jerman)<br />
3.Zico (Brasil)</p>
<p><strong>FIFA Fair Play Award </strong><br />
Brasil<br />
[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1661/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1661&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/09/pialadunia-1982-ketika-italia-menyundul-brasil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oddityroom.files.wordpress.com/2009/10/piala-dunia-1982.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>#pialadunia 1978: Kontroversi yang Menenteramkan</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/08/pialadunia-1978-kontroversi-yang-menenteramkan/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/08/pialadunia-1978-kontroversi-yang-menenteramkan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 08 Feb 2010 07:43:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[piala dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1658</guid>
		<description><![CDATA[UNTUK pertama kalinya, setelah 16 tahun, Piala Dunia 1978 kembali digelar di Amerika Selatan, tepatnya di Argentina. Mengingat situasi politik Argentina saat itu, keputusan FIFA bukannya tak mengundang kontroversi dan ancaman boikot. Ketika FIFA memutuskan menggelar Piala Dunia 1978 di Argentina, situasi pemerintahan jauh dari keadaan aman dan tenteram. Penguasa militer saat itu menjalankan roda [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1658&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://oddityroom.files.wordpress.com/2009/10/piala-dunia-19781.jpg?w=280&#038;h=416" alt="" width="280" height="416" /></p>
<p>UNTUK pertama kalinya, setelah 16 tahun, Piala Dunia 1978 kembali digelar di Amerika Selatan, tepatnya di Argentina. Mengingat situasi politik Argentina saat itu, keputusan FIFA bukannya tak mengundang kontroversi dan ancaman boikot.</p>
<p>Ketika FIFA memutuskan menggelar Piala Dunia 1978 di Argentina, situasi pemerintahan jauh dari keadaan aman dan tenteram. Penguasa militer saat itu menjalankan roda pemerintahan dengan tangan besi. Aksi protes melawan pemerintah selalu direspons dengan penangkapan, penyiksanaa, dan pertumpahan darah.</p>
<p>Sejumlah negara, termasuk yang lolos kualifikasi, mempertimbangkan melakukan boikot dengan tidak menghadiri perhelatan tersebut. Namun, perhelatan tetap dilaksanakan, tanpa kehadiran dua pemain penting, yaitu Johann Cruyff dan Franz Beckenbauer. Cruyyf tidak tampil setelah mengalami percobaan penculikan.</p>
<p>Selama perhelatan, peserta memang tak mengalami gangguan keamanan. Namun, sejumlah kalangan menilai, peraturan turnamen tidak adil karena cenderung mendukung Argentina. Belum lagi munculnya dugaan pengaturan skor.</p>
<p>Salah satu peraturan yang dinilai menguntungkan adalah, Argentina selalu bermain malam hari, sehingga mereka sudah lebih dulu mengetahui hasil lain di grup mereka.</p>
<p>Soal pengaturan skor, itu terjadi di fase grup putaran kedua. Saat itu, Argentina harus melawan Peru. Untuk menjadi juara Grup B dan melaju ke final, Argentina harus menang dengan selisih empat gol.</p>
<p>Secara luar biasa, Argentina menang 6-0. Komentator menyebut kemenangan itu terlalu mudah. Belakangan, sejumlah kalangan menilai, kiper Peru, Ramon Quiroga, terlibat konspirasi dengan Argentina. Kesimpulan ini berdasar kenyataan bahwa Quiroga merupakan pemain kelahiran Argentina. Namun, tuduhan ini tak pernah terbukti.</p>
<p>Kontroversi Argentina masih berlanjut ke babak final, di mana mereka berhasil menjadi juara setelah mengalahkan Belanda 3-1. Setelah pertandingan, Belanda menolak menghadiri konferensi pers karena menilai Argentina sengaja mengulur-ulur waktu kick-off.</p>
<p>Kontroversi mencapai puncaknya setelah di akhir turnamen, FIFA menganugerahkan penghargaan fair play kepada Argentina.</p>
<p>Terlepas dari berbagai kontroversi, Piala Dunia 1978 Argentina menularkan kegembiraan kepada rakyat yang sudah tersiksa rasa takut dalam dua tahun terakhir. Kiranya, ini menjadi sumbangan terbesar Mario Kempes dkk kepada negaranya.</p>
<p>Bagi sepak bola, hal itu semakin meneguhkan bahwa sepak bola bisa meretas batas-batas yang tak bisa ditembus sistem politik, ekonomi, atau sosial.</p>
<p><strong>Data &amp; Fakta Piala Dunia 1978 Argentina</strong><br />
<strong>Format</strong>: Empat grup yang masing-masing terdiri dari empat empat tim mengikuti babak penyisihan. Penghuni dua besar setiap grup masuk ke putaran grup kedua, yang terdiri dari dua grup berisi masing-masing empat tim. Juara grup bertemu di babak final.</p>
<p><strong>Peristiwa penting &amp; unik: </strong><br />
*Pada pertandingan melawan Hungaria, Perancis mengenakan kostum tim lokal, Atletico Kimberley. Dalam siaran televisi hitam-putih, kedua kubu tampak memakai kostum yang sama.<br />
*Brasil tak sekalipun menderita kekalahan, namun gagal melaju ke final.<br />
*Pemain Belanda, Ernie Brandts, mencetak gol di awal dan akhir laga melawan Italia. Gol pertama dilakukan ke gawang sendiri dan gol kedua ke gawang Italia. Belanda menang 2-1.<br />
*Seorang biarawati ditahan karena menyerang seorang pria yang gembira melihat Austria menang 3-2 atas Jerman Barat.</p>
<p><strong>Top skor</strong></p>
<table border="0" width="285">
<tbody>
<tr>
<td width="135" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="41" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Gol</strong></td>
<td width="39" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pen</strong></td>
<td width="52" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Main</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Mario Kempes</td>
<td>6</td>
<td>0</td>
<td>7</td>
</tr>
<tr>
<td>Teofilo Cubillas</td>
<td>5</td>
<td>2</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>Rob Renzenbrink</td>
<td>5</td>
<td>4</td>
<td>7</td>
</tr>
<tr>
<td>Leopoldo</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>Hans Krankl</td>
<td>4</td>
<td>1</td>
<td>6</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Perjalanan Menuju Final</strong><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
Italia 2-1 Perancis<br />
Argentina 2-1 Hungaria<br />
Italia 3-1 Hungaria<br />
Argentina 2-1 Perancis<br />
Perancis 3-1 Hungaria<br />
Italia 1-0 Argentina</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Italia</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>6-4</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Argentina</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>4-3</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Perancis</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>5-5</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Hungaria</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>3-8</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
Jerman Barat 0-0 Polandia<br />
Tunisia 3-1 Meksiko<br />
Jerman Barat 6-0 Meksiko<br />
Polandia 1-0 Tunisia<br />
Jerman Barat 0-0 Tunisia<br />
Polandia 3-1 Meksiko</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Polandia</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>4-1</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Jerman Barat</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>6-0</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Tunisia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>3-2</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Meksiko</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>2-12</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP C</strong><br />
Austria 2-1 Spanyol<br />
Swedia 1-1 Brasil<br />
Austria 1-0 Swedia<br />
Brasil 0-0 Spanyol<br />
Brasil 1-0 Austria<br />
Spanyol 1-0 Swedia</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Austria</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>3-2</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Brasil</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>2-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Spanyol</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2-2</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Swedia</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1-3</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP D</strong><br />
Belanda 3-0 Iran<br />
Peru 3-1 Skotlandia<br />
Belanda 0-0 Peru<br />
Skotlandia 1-1 Iran<br />
Skotlandia 3-2 Belanda<br />
Peru 4-1 Iran</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Peru</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>7-2</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Belanda</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>5-3</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Skotlandia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>5-6</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Iran</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2-8</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em><strong>Fase penyisihan grup (Penyisihan kedua)</strong></em><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
Belanda 5-1 Austria<br />
Jerman Barat 0-0 Italia<br />
Italia 1-0 Austria<br />
Jerman Barat 2-2 Belanda<br />
Austria 3-2 Jerman Barat<br />
Belanda 2-1 Italia</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Belanda</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>9-4</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Italia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2-2</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Jerman Barat</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>4-5</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Austria</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>4-8</td>
<td>2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
Brasil 3-0 Peru<br />
Argentina 2-0 Polandia<br />
Polandia 1-0 Peru<br />
Argentina 0-0 Brasil<br />
Brasil 3-1 Polandia<br />
Argentina 6-0 Peru</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Argentina</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>8-0</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Brasil</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>6-1</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Polandia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2-5</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Peru</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>0-10</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Perebutan peringkat tiga</strong><br />
Brasil 2-1 Italia</p>
<p><strong>FINAL</strong><br />
Argentina 3-1 Belanda (Perpanjangan waktu)</p>
<p><strong>Sepatu Emas</strong><br />
1. Mario Kempes (Argentina)<br />
2. Teofilo Cubillas (Peru)<br />
3. Rob Renzenbrink (Belanda)</p>
<p><strong>FIFA Fair Play </strong><br />
Argentina</p>
<p>[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1658/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1658&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/08/pialadunia-1978-kontroversi-yang-menenteramkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oddityroom.files.wordpress.com/2009/10/piala-dunia-19781.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>BUZZ #pialadunia 1974: Bangkitnya Sepak Bola Menyerang</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/07/buzz-pialadunia-1974-bangkitnya-sepak-bola-menyerang/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/07/buzz-pialadunia-1974-bangkitnya-sepak-bola-menyerang/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Feb 2010 02:38:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[piala dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1656</guid>
		<description><![CDATA[BRASIL sudah puas menguasai Piala Dunia 1970 Meksiko. Saat itu, mereka menjadi juara, untuk yang ketiga kalinya dan karenanya berhak menyimpan trofi Jules Rimet secara permanen. Tercatatnya Pele sebagai manusia tersukses di Piala Dunia karena mengantar Brasil menjuarai tiga Piala Dunia itu, semakin mengukuhkan dominasi &#8220;Tim Samba&#8221;. Tak ada yang menyangka, pesta besar di Meksiko [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1656&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft" src="http://oddityroom.files.wordpress.com/2009/10/piala-dunia-1974.jpg?w=240&#038;h=401" alt="" width="240" height="401" />BRASIL sudah puas menguasai Piala Dunia 1970 Meksiko. Saat itu, mereka menjadi juara, untuk yang ketiga kalinya dan karenanya berhak menyimpan trofi Jules Rimet secara permanen. Tercatatnya Pele sebagai manusia tersukses di Piala Dunia karena mengantar Brasil menjuarai tiga Piala Dunia itu, semakin mengukuhkan dominasi &#8220;Tim Samba&#8221;.</p>
<p>Tak ada yang menyangka, pesta besar di Meksiko itu menandai berakhirnya hegemoni Brasil di Eropa. Hanya empat tahun setelahnya, tepatnya di Piala Dunia 1974 Jerman Barat, keanggunan gaya samba dilibas permainan sepak bola menyerang dan efektif Eropa, yang diwakili Belanda dan Jerman Barat.</p>
<p>Brasil semakin kehilangan pengaruhnya, seiring pensiunnya simbol sepak bola indah mereka, Pele, dari timnas. Di Piala Dunia 1974 Jerman Barat, nama Pele ditenggelamkan sejumlah jago-jago baru, misalnya Johan Cruyff, Franz Beckenbauer, dan Gerd Muller.</p>
<p>Cruyff dan Muller inilah yang membuat persaingan Belanda dan Jerman Barat berlangsung ketat sampai babak puncak. Setelah bersusah payah, Jerman Barat berhasil menjuarai ajang ini mengandaskan Belanda dengan skor 2-1. Jerman pun sukses meraih ambisinya menyandingkan gelar Piala Dunia dan Piala Eropa, yang mereka raih pada 1972.</p>
<p>Mengingat pada turnamen kali ini, FIFA memperkenalkan Trofi Piala Dunia FIFA, sebagai pengganti Jules Rimet, tidak berlebihan bila Jerman Barat disebut sebagai pionir kebangkitan sepak bola Eropa.</p>
<p>Sementara itu, Brasil sendiri gagal menjaga kehormatan dan reputasi mereka setelah menyerah 0-1 kepada Polandia pada perebutan juara ketiga.</p>
<p><strong>Data &amp; Fakta Piala Dunia 1974 Jerman Barat</strong><br />
<strong>Format</strong>: Empat grup, masing-masing terdiri dari empat tim, bermain di babak kualifikasi. Penghuni dua besar di grup masuk putaran kedua yang terdiri dari dua grup, dengan masing-masing terdiri dari empa tim. Pemenang grup bertemu di final.</p>
<p><strong>Peristiwa penting &amp; unik: </strong><br />
*Kick-off babak final ditunda karena bender sudut dan tengah hilang saat kedua tim sudah siap tampil.<br />
*Pemain Cile, Carlos Caszely, menjadi pemain pertama yang mendapat kartu merah<br />
*Pemain Polandia, Leslaw Cmikiewicz, mencetak rekor dengan menjadi pemain yang tampil enam kali sebagai pengganti.<br />
*Uni Soviet tersingkir di babak knock-out karena menolak menghadapi Cile. Ini merupakan bentuk protes atas terjadinya kudeta militer di Cile.<br />
* Haiti menjamu Trinidad di babak kualifikasi. Tercatat, tidak kurang dari empat gol yang dicetak Haiti dianulir wasit. Atas kejadian itu, wasit itu mendapat sanksi skorsing dari FIFA.</p>
<p><strong>Top skor</strong></p>
<table border="0" width="285">
<tbody>
<tr>
<td width="135" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="41" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Gol</strong></td>
<td width="39" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pen</strong></td>
<td width="52" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Main</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Grzegorz Lato</td>
<td>7</td>
<td>0</td>
<td>7</td>
</tr>
<tr>
<td>Andrzej Szarmach</td>
<td>5</td>
<td>0</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>Johan Neeskens</td>
<td>5</td>
<td>3</td>
<td>7</td>
</tr>
<tr>
<td>Ralf Edstrom</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>Gerd Mueller</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>7</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Perjalanan Menuju Juara</strong><br />
<em><strong>Fase penyisihan grup (Putaran pertama)</strong></em><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
Jerman Barat 1-0 Cile<br />
Jerman Timur 2-0 Australia<br />
Australia 0-3 Jerman Barat<br />
Cile 1-1 Jerman Timur<br />
Australia 0-0 Cile<br />
Jerman Timur 1-0 Jerman Barat</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Jerman Timur</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>4-1</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Jerman Barat</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>4-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Cile</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1-2</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Australia</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0-5</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
Brasil 0-0 Yugoslavia<br />
Zaire 0-2 Skotlandia<br />
Skotlandia 0-0 Brasil<br />
Yugoslavia 9-0 Zaire<br />
Zaire 0-3 Brasil<br />
Skotlandia 1-1 Yugoslavia</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Yugoslavia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>10-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Brasil</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>3-0</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Skotlandia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>3-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Zaire</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>0-14</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP C</strong><br />
Swedia 0-0 Bulgaria<br />
Uruguay 0-2 Belanda<br />
Belanda 0-0 Swedia<br />
Bulgaria 1-1 Uruguay<br />
Bulgaria 1-4 Belanda<br />
Swedia 3-0 Uruguay</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Belanda</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>6-1</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Swedia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>3-0</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Bulgaria</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>2-5</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Uruguay</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1-6</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP D</strong><br />
Polandia 3-2 Argentina<br />
Italia 3-1 Haiti<br />
Haiti 0-7 Polandia<br />
Argentina 1-1 Italia<br />
Polandia 2-1 Italia<br />
Argentina 4-1 Haiti</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Polandia</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>12-3</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Argentina</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>7-5</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Italia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>5-4</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Haiti</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>2-14</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><em><strong>Fase penyisihan grup (Penyisihan kedua)</strong></em><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
Belanda 4-0 Argentina<br />
Brasil 1-0 Jerman Timur<br />
Argentina 1-2 Brasil<br />
Jerman Timur 0-2 Belanda<br />
Argentina 1-1 Jerman Timur<br />
Belanda 2-0 Brasil</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Belanda</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>8-0</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Brasil</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>3-3</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Jerman Timur</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1-4</td>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Argentina</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>2-7</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
Yugoslavia 0-2 Jerman Barat<br />
Swedia 0-1 Polandia<br />
Polandia 2-1 Yugoslavia<br />
Jerman Barat 4-2 Swedia<br />
Polandia 0-1 Jerman Barat<br />
Swedia 2-1 Yugoslavia</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Jerman Timur</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>7-2</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Polandia</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>3-2</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Swedia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>2</td>
<td>4-6</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Yugoslavia</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>2-6</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Perebutan peringkat tiga</strong><br />
Brasil 0-1 Polandia</p>
<p><strong>FINAL</strong><br />
Belanda 1-2 Jerman Barat</p>
<p><strong>Sepatu Emas</strong><br />
1. Grzgorz Lato (Polandia)<br />
2. Johan Neweskens (Belandna)<br />
3. Andrzej Szarmach (Polandia)</p>
<p>[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1656/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1656&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/07/buzz-pialadunia-1974-bangkitnya-sepak-bola-menyerang/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://oddityroom.files.wordpress.com/2009/10/piala-dunia-1974.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>BUZZ #pialadunia 1970: Meksiko &#8211; Momen Bersejarah Penuh Warna</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/06/buzz-pialadunia-1970-meksiko-momen-bersejarah-penuh-warna/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/06/buzz-pialadunia-1970-meksiko-momen-bersejarah-penuh-warna/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 02:33:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[piala dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1654</guid>
		<description><![CDATA[PIALA Dunia Meksiko 1970 pantas boleh disebut sebagai pionir sepak bola modern. Selain munculnya rekor-rekor baru, aturan main baru dan inovasi teknologi, momen ini menandai penampilan terakhir Pele di Piala Dunia. Piala Dunia kali ini tak pernah disangka mampu sukses, seperti Piala Dunia 1966 Inggris. Pasalnya, ini adalah untuk pertama kalinya Piala Dunia digelar di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1654&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PIALA Dunia Meksiko 1970 pantas boleh disebut sebagai pionir sepak bola modern. Selain munculnya rekor-rekor baru, aturan main baru dan inovasi teknologi, momen ini menandai penampilan terakhir Pele di Piala Dunia.</p>
<p>Piala Dunia kali ini tak pernah disangka mampu sukses, seperti Piala Dunia 1966 Inggris. Pasalnya, ini adalah untuk pertama kalinya Piala Dunia digelar di Amerika Utara. Ini juga pertama kalinya Piala Dunia dihelat di luar Amerika Selatan dan Eropa.</p>
<p>Namun, kekhawatiran itu tak pernah menjadi kenyataan. Penemuan televisi berwarna yang mendahului Piala Dunia 1970 Meksiko, membuat banyak orang sangat menantikan sepak bola. Mereka ingin menyaksikan, untuk pertama kalinya, bagaimana rasanya menyaksikan Piala Dunia dari layar penuh warna.</p>
<p>Sepak bola kemudian mendompleng kemajuan teknologi ini dan memanfaatkan Piala Dunia Meksiko 1970, untuk memperkenalkan aturan baru soal kartu kuning dan kartu merah. Untungnya, pengenalan kartu kuning dan merah tak membuat pemain latah sehingga melakukan pelanggaran yang membuat mereka terusir dari lapangan.</p>
<p>FIFA merasa, sikap pemain yang menjunjung sportivitas itu pantas mendapat penghargaan. Jadilah, Piala Dunia Meksiko 1970 kembali mencatatkan sejarah sebagai ajang pertama di mana FIFA memperkenalkan anugerah fairplay, yang diraih Peru.</p>
<p>Catatan momen penting Piala Dunia Meksiko 1970, akhirnya harus diakhiri dengan menyebut Brasil dan Pele. Brasil yang sukses menuntaskan perjalanan mereka di Meksiko sebagai juara. Itu adalah gelar juara Piala Dunia yang diraih Brasil, setelah Piala Dunia Swedia 1958 dan Piala Dunia Cile 1962. Atas Prestasinya itu, Brasil berhak menyimpan trofi Jules Rimet secara permanen. Trofi ini kemudian hilang dicuri pada 1983.</p>
<p>Bagi Pele, keberhasilan membawa Brasil menjuarai Piala Dunia Meksiko 1970, menjadikan dirinya manusia pertama yang menjuarai Piala Dunia sebanyak tiga kali. Ini juga menjadi penampilan terakhir Pele di Piala Dunia, karena ia memutuskan gantung sepatu dari tim nasional Brasil pada tahun 1971.</p>
<p><strong>Data &amp; Fakta Piala Dunia 1970</strong><br />
<strong>Format</strong>: Empat grup berisi masing-masing empat tim tampil di babak penyisihan. Juara dan runner-up grup masuk ke semifinal.</p>
<p><strong>Peristiwa penting &amp; unik: </strong>Maroko, menjadi tim Afrika pertama yang lolos ke Piala Dunia setelah Perang Dunia II *Bila ada tim memiliki poin sama, penentuan posisi dilakukan dengan melihat selisih gol.</p>
<p><strong>Top skor</strong></p>
<table border="0" width="285">
<tbody>
<tr>
<td width="135" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="41" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Gol</strong></td>
<td width="39" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pen</strong></td>
<td width="52" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Main</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>Gerd Mueller</td>
<td>10</td>
<td>1</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>Jairzinho</td>
<td>7</td>
<td>0</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>Teofilo Cubillas</td>
<td>5</td>
<td>0</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>Anatoly Byshovets</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>Pele</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>6</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Statistik Lain</strong><br />
Jumlah peserta: 16<br />
Pelaksanaan: 31 Mei-21 Juni 1970<br />
Jumlah pertandingan:32<br />
Total gol: 95 (rata-rata 2,97 gol/pertandingan), termasuk lima penalti dan satu gol bunuh diri. 95 gol itu dicetak oleh 54 pemain. Brasil menjadi tim terbanyak yang mencetak gol (19 gol).<br />
Pengunjung: 1603975 (rata-rata 50124/pertandingan)<br />
Absen: Argentina, Perancis, Portugal, Spanyol<br />
<strong>Juara:</strong> Brasil<br />
<strong>Peringkat kedua:</strong> Italia<br />
<strong>Peringkat ketiga:</strong> Jerman<br />
<strong>Peringkat keempat:</strong> Uruguay<br />
<strong>Sepatu emas:</strong> Gerd Mueller (Jerman)</p>
<p><strong>Perjalanan Menuju Juara</strong><br />
<em><strong>Fase penyisihan</strong></em><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
Meksiko 0-0 Uni Soviet<br />
Belgia 3-0 El Salvador<br />
Uni Soviet 4-1 Belgia<br />
Meksiko 4-0 El Salvador<br />
Uni Soviet 2-0 El Salvador<br />
Meksiko 1-0 Belgia</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Uni Soviet</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>6-1</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Meksiko</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>5-0</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Belgia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>4-5</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>El Salvador</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>0-9</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
Uruguay 2-0 Israel<br />
Italia 1-0 Swedia<br />
Uruguay 0-0 Italia<br />
Swedia 1-1 Israel<br />
Swedia 1-0 Uruguay<br />
Italia 0-0 Israel</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Italia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1-0</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Uruguay</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2-1</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Swedia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2-2</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Israel</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1-3</td>
<td>2</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP C</strong><br />
Inggris 1-0 Rumania<br />
Brasil 4-1 Cheska<br />
Rumania 2-1 Cheska<br />
Brasil 1-0 Inggris<br />
Brasil 3-2 Rumania<br />
Inggris 1-0 Cheska</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Brasil</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>8-3</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Inggris</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Rumania</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>4-5</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Cheska</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>2-7</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP D</strong><br />
Peru 3-2 Bulgaria<br />
Jerman 2-1 Maroko<br />
Peru 3-0 Maroko<br />
Jerman 5-2 Bulgaria<br />
Jerman 3-1 Peru<br />
Bulgaria 1-1 Maroko</p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Jerman</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>10-4</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Peru</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>7-5</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Bulgaria</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>5-9</td>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Maroko</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>2-6</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Perempat final</strong><br />
Brazil 4-2 Peru<br />
Jerman 3-2 Inggris (Perpanjangan waktu)<br />
Italia 4-1 Meksiko<br />
Uruguay 1-0 Soviet (Perpanjangan waktu)</p>
<p><strong>Semifinal</strong><br />
Brasil 3-1 Uruguay<br />
Italia 4-3 Jerman (Perpanjangan waktu)</p>
<p><strong>Perebutan peringkat tiga</strong><br />
Jerman 1-0 Uruguay</p>
<p><strong>FINAL</strong><br />
Brasil 4-1 Italia</p>
<p><strong>Sepatu Emas</strong><br />
1. Gerd Mueller (Jerman)<br />
2. Jairzinho (Brasil)<br />
3. Teofilo Cubillas (Peru)</p>
<p>[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1654/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1654&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/06/buzz-pialadunia-1970-meksiko-momen-bersejarah-penuh-warna/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jusuf Rizal Siap Gantikan Nurdin Halid</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/05/jusuf-rizal-siap-gantikan-nurdin-halid/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/05/jusuf-rizal-siap-gantikan-nurdin-halid/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 03:53:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[sepakbola indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Jusuf Rizal]]></category>
		<category><![CDATA[revolusi pssi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1650</guid>
		<description><![CDATA[Mantan Direktur Pembinaan Usia Muda dan Promosi PSSI, Jusuf Rizal, siap menggantikan Nurdin Halid yang dinilai gagal memimpin PSSI dan mengangkat prestasi sepak bola. &#8220;Saya rasa Nurdin harus bertanggung atas kemerosotan prestasi dunia sepak bola dalam 10 tahun terakhir ini dan saya siap maju,&#8221; kata Jusuf di Jakarta, Kamis, menanggapi adanya permintaan Presiden Susilo Bambang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1650&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://profile.ak.fbcdn.net/profile6/1489/62/n1592208620_1423.jpg" alt="" width="300" height="300" /><br />
Mantan Direktur Pembinaan Usia Muda dan Promosi PSSI, Jusuf Rizal, siap menggantikan Nurdin Halid yang dinilai gagal memimpin PSSI dan mengangkat prestasi sepak bola.</p>
<p>&#8220;Saya rasa Nurdin harus bertanggung atas kemerosotan prestasi dunia sepak bola dalam 10 tahun terakhir ini dan saya siap maju,&#8221; kata Jusuf di Jakarta, Kamis, menanggapi adanya permintaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) untuk menggelar Kongres Sepak bola Indonesia di Malang.<span id="more-1650"></span></p>
<p>Ia menilai bahwa itu kritik pedas dari Presiden. Sebelumnya, ada permintaan Presiden SBY kepada PWI untuk melaksanakan Kongres Sepak bola Indonesia. &#8220;Itu adalah `kritik pedas` yang harus disikapi oleh seluruh<em> stakeholder </em>dunia sepak bola.</p>
<p>&#8220;PSSI memang sudah saatnya direformasi agar terjadi perubahan, sesuai dengan tantangan dan kemajuan dunia sepak bola,&#8221; tegas Jusuf yang juga ketua LIRA (Lumbung Informasi Rakyat) ini.</p>
<p>Ia menegaskan, bila perlu bukan direformasi, tetapi PSSI perlu dilakukan revolusi, karena organisasi ini terus mengalami kemunduran.</p>
<p>&#8220;Banyak yang sanggup memimpin PSSI. Masak lebih dari 220 juta rakyat Indonesia tak ada yang sanggup,&#8221; ujar mantan Direktur Blora Center ini.</p>
<p>Melihat adanya kegelisahan ini, menurut dia, KONI dan Menpora agar ikut mengambil langkah-langkah strategis untuk menyelamatkan dunia sepak bola dari kemunduran dan berkomunikasi dengan FIFA</p>
<p>&#8220;Kami akan menggalang keinginan Pengda-pengda, suporter dan pecinta sepak bola di seluruh Tanah Air yang memiliki kepedulian terhadap masa depan sepak bola agar terjadi reformasi atau revolusi di tubuh PSSI,&#8221; kata Jusuf. <span>[antara]</span><br />
[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1650/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1650&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/05/jusuf-rizal-siap-gantikan-nurdin-halid/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://profile.ak.fbcdn.net/profile6/1489/62/n1592208620_1423.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Buzz #Pialadunia 1966: Akhir Penantian Tiga Singa</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/05/buzz-pialadunia-1966-akhir-penantian-tiga-singa/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/05/buzz-pialadunia-1966-akhir-penantian-tiga-singa/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 03:46:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[piala dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1631</guid>
		<description><![CDATA[DARI Amerika, Piala Dunia kembali diselenggarakan di Eropa. Inggris yang sudah menunggu selama 16 tahun sejak berpartisipasi di turnamen ini, mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah. Dan, mereka sangat optimistis bisa mengakhiri penantian untuk merengkuh trofi paling bergengsi ini setelah menembus perempat final di Cile 1962. Dengan sejumlah pemain top dan sedang berada di usia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1631&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>DARI Amerika, Piala Dunia kembali diselenggarakan di Eropa. Inggris yang sudah menunggu selama 16 tahun sejak berpartisipasi di turnamen ini, mendapat kesempatan untuk menjadi tuan rumah. Dan, mereka sangat optimistis bisa mengakhiri penantian untuk merengkuh trofi paling bergengsi ini setelah menembus perempat final di Cile 1962.</p>
<p>Dengan sejumlah pemain top dan sedang berada di usia matang, pelatih Alf Ramsey merasa timnya punya potensi untuk menyingkirkan lawan mana pun. Banks, Moore, Charltons, Greaves, Hurst dan Hunt, merupakan deretan nama yang menjadi andalan &#8220;The Three Lions&#8221;.</p>
<p>Namun menjelang bergulirnya turnamen ini, panitia sempat pusing tujuh keliling karena trofi yang diberi nama Jules Rimet ini dicuri, saat dilakukan pameran pada bulan Maret di Central Hall, Westminster. Situasi semakin runyam lantaran panitia merasa tak sanggup untuk membuat trofi baru yang mirip dengan aslinya, yang memang unik dan sulit ditiru.</p>
<p>Beruntung, di tengah kegalauan itu muncul kabar menggembirakan. Adalah seekor anjing bernama Pickles, yang memecahkan persoalan rumit tersebut, satu minggu setelah kasus pencurian itu. Binatang yang memiliki penciuman paling tajam ini mengendus keberadaan trofi tersebut di sekitar semak belukar di Norwood, London Selatan. Ternyata benar, setelah diperiksa ternyata trofi tersebut dibungkus dengan kertas koran. Alhasil, persiapan turnamen ini bisa berlangsung lancar lagi.</p>
<p>Inggris yang mendapat dukungan dari suporter fanatiknya mengawali kejuaraan ini dengan hasil yang kurang memuaskan karena hanya bermain imbang tanpa gol melawan Uruguay. Ini membuat mereka banyak mendapat kritikan. Meskipun demikian, pasukan Ramsey yang tergabung di Grup A bersama Uruguay, Perancis dan Meksiko tersebut bisa keluar dari tekanan, dan mereka akhirnya menjadi juara grup, dan lolos ke perempat final, didampingi Uruguay.</p>
<p>Di Grup B yang dihuni tim-tim keras, Jerman Barat dan Argentina menjadi yang terbaik, setelah menyisihkan Spanyol dan Swiss. Di sini lahirlah bintang muda Jerman, Franz Beckenbauer, yang bermain cemerlang di fase penyisihan grup ini. Dia mencetak dua gol ketika Jerman mencukur Swiss 5-0.</p>
<p>Argentina yang diperkuat pemain-pemain top seperti Rattin, Artime dan Onega, mengikuti jejak Jerman Barat karena menjadi runner-up. Hasil ini terbilang kurang memuaskan, karena mereka difavoritkan akan menjadi juara grup. Tetapi ketika melawan Jerman, Argentina hanya bermain imbang 0-0. Kejutan lain di grup ini adalah tersingkirnya Spanyol, sang juara Eropa. Padahal, &#8220;El Matador&#8221; datang dengan membawa seluruh kekuatannya seperti Gento, Suarez dan Del Sol.</p>
<p>Dari Grup C, Brasil sempat mengawali pertandingannya dengan hasil meyakinkan. Tendangan bebas spektakuler Pele dan Garrincha membawa &#8220;Selecao&#8221; menang 2-0 atas Bulgaria. Tetapi juara 1958 dan 1962 ini mendapat masalah besar saat menghadapi Hungaria, karena Pele tidak bisa tampil lantaran cedera. Sebaliknya, dua bintang Hungaria Florian Albert dan Ferenc Bene, mencuri perhatian dengan aksi-aksi menawan, yang membawa negara mereka menang 3-1 atas sang juara bertahan.</p>
<p>Di grup ini, Portugal yang merupakan tim debutan, menjadi jawara. Eusebio, yang berdampingan dengan Torres, Augusto, Simoes dan Coluna, membawa tim &#8220;Samba Eropa&#8221; ini maju ke perempat final. Bahkan pada pertandingan terakhir penyisihan grup, mereka meruntuhkan keperkasaan Brasil lewat kemenangan 3-1, untuk memastikan diri menjadi juara grup. Sebaliknya bagi Brasil, kekalahan ini membuat mereka tersisih, dan berakhirlah kiprah para pemain top seperti Garrincha, Bellini dan Orlando.</p>
<p>Kejutan besar juga terjadi di Grup D. Sama seperti Portugal, Uni Soviet yang sangat solid karena diperkuat Yashin, Shesterniev dan Porkuyan, juga menyapu bersih tiga pertandingan penyisihan sehingga mereka menjadi juara grup. Korea Utara pun tak ketinggalan. Tim debutan Asia yang dikalahkan Uni Soviet 0-3 ini juga lolos ke perempat final sebagai runner-up grup, setelah menahan imbang Chili dan menaklukkan Italia 1-0. Inilah kejutan yang paling mencengangkan dalam sejarah Piala Dunia.</p>
<p>Selanjutnya, Korea Utara yang merupakan tim dengan materi termuda di Piala Dunia ini, sempat merajut impian untuk masuk semifinal. Melawan Portugal di perempat final, mereka sudah memimpin 3-0 sampai dengan turun minum. Sayang, di paruh kedua Korea Utara tak mampu mempertahankannya, ketika Eusebio mencetak empat gol untuk melengkapi kesuksesan Portugal yang akhirnya lolos dengan kemenangan 5-3&#8211;ini juga masih menjadi sebuah sejarah di Piala Dunia, di mana sebuah tim tertinggal tiga gol, tetapi mampu mengejar dan menang.</p>
<p>Partai lainnya di babak delapan besar, Jerman Barat menggunduli Uruguay 4-0. Pertandingan dengan skor mencolok ini diwarnai dengan dua kartu merah yang diberikan kepada pemain Uruguay, sehingga Jerman Barat tak terlalu kesulitan untuk meraih tiket ke semifinal. Langkah yang sama dijuga dicapai Uni Soviet. Mengandalkan pertahanan yang kokoh, tim &#8220;Beruang Merah&#8221; ini mampu mempertahankan keunggulan 2-1 atas Hungaria dan mereka untuk pertama kalinya mencatat sejarah lolos ke semifinal.</p>
<p>Sementara itu di London, duel seru dan menegangkan terjadi antara Inggris vs Argentina. Bermain dengan penuh semangat karena mendapat dukungan dari suporter fanatiknya, tuan rumah bisa menjebol gawang Argentina. Geoff Hurst yang menjadi bintang pertandingan ini, karena dialah yang mencetak gol tunggal ketika pertandingan tersisa 12 menit, untuk membawa Inggris ke semifinal dan bertemu Portugal.</p>
<p>Di babak empat besar ini, muncullah sosok Bobby Charlton karena permainannya sangat memukau. Ini mungkin menjadi aksi terbaik Charlton bersama timnas Inggris, karena bintang klub Manchester United tersebut yang meloloskan Inggris ke final lewat dua golnya, sehingga mereka mengalahkan Portugal 2-1. Satu-satunya gol Portugal dihasilkan oleh pemain legendarisnya, Eusebio, lewat titik penalti.</p>
<p>Di semifinal lainnya, Jerman Barat menaklukkan Uni Soviet 2-1. Di sini Beckenbauer mencetak gol spektakuler, karena tembakannya dari jarak jauh tak mampu dihalau Yashin, salah satu kiper terbaik sepanjang masa. Yashin juga kembali harus dua kali memungut bola dari dalam jaringnya pada pertandingan perebutan tempat ketiga, ketika Eusebio memborong dua gol Portugal yang meraih kemenangan 2-1, sekaligus membawanya menjadi top skor&#8211;lebih banyak tiga gol dari striker Jerman Helmut Haller.</p>
<p>Pada partai final, Ramsey membuktikan bahwa prediksinya benar, yaitu bahwa Inggris menjadi juara Piala Dunia 1964 ini. Bermain di Wembley yang merupakan stadion kebanggaan negara tersebut, Inggris tampil penuh gairah.</p>
<p>Namun publik tuan rumah sempat terhenyak ketika Haller menjebol gawang Gordon Banks pada menit ke-12. Beruntung, hanya berselang enam menit Hurst berhasil menyamakan kedudukan, ketika dia dengan sempurna mengonversi umpan Bobby Moore menjadi gol. Skor 1-1 bertahan sampai jeda.</p>
<p>Di babak kedua, tepatnya menit ke-78, Martin Peters membuat stadion seolah runtuh oleh gemuruh penonton yang bersorak kegirangan. Striker Inggris ini mengoyak jala Hans Tilkowski yang membuat Inggris unggul 2-1 dan bertahan sampai menit ke-89.</p>
<p>Dalam waktu yang tersisa, publik Inggris tampaknya sudah merasa timnya akan menjadi juara dunia dan mereka siap-siap menggelar pesta. Tetapi, Wolfgang Weber merusak semuanya karena di masa injury time dia bisa menyamakan skor menjadi 2-2, dan memaksa perpanjangan waktu.</p>
<p>Pada extra time ini, Hurst kembali membuat 96.924 penonton berjingkrak kegirangan karena dia membawa Inggris unggul 3-2, saat pertandingan memasuki menit ke-101. Gol ini juga yang sampai sekarang terus menjadi kontroversi, karena para pemain Jerman Barat menilai bola yang memantul dari mistar, belum melewati garis gawang, meskipun wasit Gottfried Dienst dari Swiss mengesahkannya.</p>
<p>Di tengah keraguan kubu lawan tentang gol tersebut, Hurst membuat gol ketiganya dalam pertandingan itu&#8211;satu-satunya hat-trick di partai final yang sampai sekarang belum disamakan. Pada menit ke-120, Hurst kembali memaksimalkan umpan Moore dan memastikan Inggris menang 4-2, dan membuat &#8220;The Three Lions&#8221; mengakhiri penantian untuk menyabet gelar juara paling bergengsi di dunia tersebut.</p>
<p><strong>Rekam pertandingan Piala Dunia  1966</strong><br />
<strong>Top skor</strong><br />
Eusebio (Portugal)                9 goals<br />
Helmut Haller (Jerman)          6 goals<br />
Geoff Hurst (Inggris)            4 goals<br />
Franz Beckenbauer (Jerman)      4 goals<br />
Valery Porkuyan (Uni Soviet)        4 goals<br />
Ferenc Bene (Hungaria)            4 goals<br />
Luis Artime (Argentina)            3 goals<br />
Bobby Charlton (Inggris)         3 goals<br />
Roger Hunt (Inggris)             3 goals<br />
Jose Augusto (Portugal)           3 goals<br />
Torres (Portugal)                 3 goals<br />
Eduard Malafeev (Uni Soviet)        3 goals</p>
<p><strong>Statistik Lain</strong><br />
Jumlah pertandingan                          32<br />
Total gol                      89<br />
Rata-rata gol per pertandingan                       2,78<br />
Gol bunuh diri                                 2<br />
Total penonton                  1.614.677<br />
Rata-rata penonton                   50.459</p>
<p><strong>Gol terbanyak dalam satu pertandingan</strong><br />
Eusebio (Portugal)         4 goals vs Korea utara</p>
<p><strong>Perjalanan Menuju Juara</strong><br />
<em><strong>Babak kualifikasi</strong></em><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
11 Juli, London, Inggris vs Uruguay       0-0<br />
13 Juli, London, Perancis vs Meksiko 1-1<br />
15 Juli, London, Uruguay vs Perancis 2-1<br />
16 Juli, London, Inggris vs Meksiko 2-0<br />
19 Juli, London, Meksiko vs Uruguay 0-0<br />
20 Juli, London, Perancis vs Inggris 2-0</p>
<p><strong>Klasemen akhir Grup A</strong></p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Inggris</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>4-0</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Uruguay</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>2-1</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Meksiko</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1-3</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Perancis</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>2-5</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
12 Juli, Sheffield, Jerman Barat vs Swiss 5-0<br />
13 Juli, Birmingham, Argentina vs Spanyol 2-1<br />
15 Juli, Sheffield, Spanyol vs Swiss 2-1<br />
16 Juli, Birmingham, Argentina vs Jerman Barat 0-0<br />
19 Juli, Sheffield, Swiss vs Argentina     0-2<br />
20 Juli, Birmingham, Jerman Barat vs Spanyol 2-1</p>
<p><strong>Klasemen akhir Grup B</strong></p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Jerman Barat</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>7-1</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Argentina</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>4-1</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Spanyol</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>4-5</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Swiss</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>1-9</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP C</strong><br />
12 Juli, Liverpool, Brasil vs Bulgaria      2-0<br />
13 Juli, Manchester, Portugal vs Hungaria      3-1<br />
15 Juli, Liverpool, Hungaria vs Brasil   3-1<br />
16 Juli, Manchester, Portugal vs Bulgaria      3-0<br />
19 Juli, Liverpool, Brasil vs Portugal      1-3<br />
20 Juli, Manchester, Bulgaria vs Hungaria      1-3</p>
<p><strong>Klasemen akhir Grup C </strong></p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Portugal</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>9-2</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Hungaria</td>
<td>3</td>
<td>2</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>7-5</td>
<td>4</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Brasil</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>4-6</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Bulgaria</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>1-8</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>GROUP D</strong><br />
12 Juli, Middlesbrough, Uni Soviet vs Korea Utara 3-0<br />
13 Juli, Sunderland, Italia vs Chili 2-0<br />
15 Juli, Middlesbrough, Chili vs Korea Utara 1-1<br />
16 Juli, Sunderland, Uni Soviet vs Italia 1-0<br />
19 Juli, Middlesbrough, Korea Utara vs Italia 1-0<br />
20 Juli, Sunderland, Chilia vs Uni Soviet 1-2</p>
<p><strong>Klasemen akhir Grup D </strong></p>
<table border="0" width="441">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Uni Soviet</td>
<td>3</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>6-1</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Korea Utara</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2-4</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Italia</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2-2</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Chili</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2-5</td>
<td>1</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p><strong>Perempat final</strong><br />
23 Juli, Sheffield, Jerman Barat vs Uruguay 4-0<br />
23 Juli, Liverpool, Portugal vs Korea Utara 5-3<br />
23 Juli, Sunderland, Uni Soviet vs Hungaria 2-1<br />
23 Juli, London, Inggris vs Argentina 1-0</p>
<p><strong>Semifinal</strong><br />
25 Juli, Liverpool, Jerman Barat vs Uni Soviet 2-1<br />
26 Juli, London, Inggris vs Portugal 2-1</p>
<p><strong>Perebutan peringkat tiga</strong><br />
28 Juli, London, Portugal vs Uni Soviet 2-1</p>
<p><strong>FINAL</strong><br />
30 Juli, London, Inggris vs Jerman Barat 4-2</p>
<p>[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1631/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1631&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/05/buzz-pialadunia-1966-akhir-penantian-tiga-singa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tugas TPF Rampung Minggu ini</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/05/tugas-tpf-rampung-minggu-ini/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/05/tugas-tpf-rampung-minggu-ini/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Feb 2010 02:53:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[sepakbola indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1647</guid>
		<description><![CDATA[TPF yang diketuai oleh Rusdi Taher itu telah melakukan penyisiran di sejumlah kota yang menjadi perlintasan para Bonek menuju Bandung, Jawa Barat ketika tim kesayangan mereka di jamu di Stadion Jalak Harupat, Bandung. “Kami sudah melakukan penyisiran di tiga kota mulai dari Surabaya, Solo, hingga Bandung. Tinggal satu kota lagi yakni Semarang yang belum kami [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1647&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="aligncenter" src="http://ongisnade.ucoz.net/images7/bonek-rusuh-gresik.jpg" alt="" width="300" height="171" />TPF yang diketuai oleh Rusdi Taher itu telah melakukan penyisiran di sejumlah kota yang menjadi perlintasan para Bonek menuju Bandung, Jawa Barat ketika tim kesayangan mereka di jamu di Stadion Jalak Harupat, Bandung.</p>
<p>“Kami sudah melakukan penyisiran di tiga kota mulai dari Surabaya, Solo, hingga Bandung. Tinggal satu kota lagi yakni Semarang yang belum kami datangi,” kata Ashar Suryobroto salah satu anggota TPF di Sekretariat PSSI Senayan, Jakarta, Rabu (3/2).<span id="more-1647"></span></p>
<p>Menurut dia, dalam melakukan investigasi pihaknya harus bersikap obyektif agar hasil penyelidikan ini bisa menjadi rekomendasi PSSI dalam menentukan sikap terhadap para suporter tim yang berkostum hijau-hijau itu.</p>
<p>“Agar obyektif kami melakukan penyisiran dari mulai Surabaya hingga Bandung. Namun, kami belum bersedia memeaparkan hasil investigasi itu saat ini. Pasalnya, hasilnya kami serahkan kepada PSSI,” papar Ashar Suryobroto yang juga Bidang Keamanan PSSI itu.</p>
<p>Pada kesempatan itu, ia juiga mengatakan, tugas TPF adalah salah satu upaya PSSI untuk menjawab  permintaan pemerintah agar pihaknya tidak berpangku tangan atas kebrutalan para Bonek yang sudah menjadi kasus nasional itu.<br />
“Rekomendasi hasil penyelidikan itu juga akan kami sampaikan kepada Pak Andi Mallarangeng (Menegpora,red),” kata Ashar Suryobroto.</p>
<p>Ia berharap, tugas TPF akan segera rampung dalam minggu ini. Meski pihaknya diberi tenggang waktu selama satu bulan untuk melakukan investagasi.”Mudah-mudahan dalam minggu ini hasil investigasi sudah bisa kami serahkan kepada PSSI. Jadi waktunya lebih cepat dari yang telah dijadwalkan semula,” tutur Ashar Suryobroto.</p>
<p>Seperti diketahui, PSSI melalui Komisi Disiplin (Komdis) telah menjatuhkan sanksi hukuman hingga 2014 kepada para Bonek yang dilarang memberikan dukungan kepada tim kesayangannya dalam laga tandang dalam kompetisi sepakbola nasional.<br />
[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1647/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1647&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/05/tugas-tpf-rampung-minggu-ini/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://ongisnade.ucoz.net/images7/bonek-rusuh-gresik.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Persitara Incar Mantan Gelandang Manchester City</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/04/persitara-incar-mantan-gelandang-manchester-city/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/04/persitara-incar-mantan-gelandang-manchester-city/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 08:51:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[sepakbola indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1645</guid>
		<description><![CDATA[Persitara Jakarta Utara tengah berupaya membangun kekuatan agar mampu tampil lebih kompetetif di putaran kedua Djarum Indonesia Super League (DISL) 2009/2010. Selain melakukan seleksi, “Laskar Si Pitung” juga tengah menunggu kedatangan mantan gelandang Manchester City, yang juga jebolan akademi sepakbola Manchester United (MU). “Dia pemain yang berasal dari akademi MU pada 1992-2001. Dia juga pernah [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1645&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img alt="" src="http://www.poskota.co.id/wp-content/uploads/2009/12/persitara.jpg" class="aligncenter" width="300" height="220" /><br />
Persitara Jakarta Utara tengah berupaya membangun kekuatan agar mampu tampil lebih kompetetif di putaran kedua Djarum Indonesia Super League (DISL) 2009/2010. Selain melakukan seleksi, “Laskar Si Pitung” juga tengah menunggu kedatangan mantan gelandang Manchester City, yang juga jebolan akademi sepakbola Manchester United (MU).</p>
<p>“Dia pemain yang berasal dari akademi MU pada 1992-2001. Dia juga pernah membela Manchester City 2002-2004. Tapi namanya masih rahasia. Tunggu saja kalau dia sudah benar-benar bergabung dengan kami,” jelas Manajer Persitara Hary “Gendhar” Ruswanto di Jakarta, Rabu (3/2).<br />
<span id="more-1645"></span><br />
Gendhar mengungkapkan bahwa pemain itu berusia 31 tahun dan berposisi sebagai gelandang serang. Menurut Gendar, gelandang yang dirahasiakan namanya itu sangat tertarik bermain di DISL.</p>
<p>“Pastinya dia sangat tertarik bermain di Indonesia. Katanya, dia ingin merasakan ketatnya atmosfer DISL,” imbuh Gendhar.<br />
Gendhar menambahkan, untuk merekrut pemain tersebut, Persitara harus menggelontorkan uang sebesar Rp700 juta. Rencananya, mantan pemain Manchester City itu akan menjalani seleksi pada Rabu (3/2) sore.</p>
<p>“Kami tidak ingin beli kucing dalam karung. Kami sudah melihat videonya. Kalau tidak hujan sore ini, kami bisa lihat kemampuannya,” ungkapnya.</p>
<p>Untuk pemain lokal, Gendhar mengatakan telah mendapatkan mantan bek Persijap Jepara, Eko Prasetyo. “Kami telah mendapatkan Eko dan kami mengontraknya selama setengah musim,” tandasnya.</p>
<p>[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1645/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1645&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/04/persitara-incar-mantan-gelandang-manchester-city/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://www.poskota.co.id/wp-content/uploads/2009/12/persitara.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Buzz #Pialadunia 1962: Brasil Pertahankan Gelar</title>
		<link>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/04/buzz-pialadunia-1962-brasil-pertahankan-gelar/</link>
		<comments>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/04/buzz-pialadunia-1962-brasil-pertahankan-gelar/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 04 Feb 2010 03:44:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>entah1982</dc:creator>
				<category><![CDATA[piala dunia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://suporter.info/?p=1629</guid>
		<description><![CDATA[PADA kongres FIFA tahun 1956 di Lisbon, Portugal, ada tiga negara yang secara resmi mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 1962. Argentina, Chili, dan Jerman Barat, menyatakan kesediaan mereka untuk menyelenggarakan turnamen sepak bola antar-negara tersebut. Jerman Barat menjadi negara pertama yang &#8220;tersingkir&#8221;, karena hampir semua peserta kongres tidak sepakat jika Piala Dunia [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1629&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PADA kongres FIFA tahun 1956 di Lisbon, Portugal, ada tiga negara yang secara resmi mengajukan diri untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 1962. Argentina, Chili, dan Jerman Barat, menyatakan kesediaan mereka untuk menyelenggarakan turnamen sepak bola antar-negara tersebut.</p>
<p>Jerman Barat menjadi negara pertama yang &#8220;tersingkir&#8221;, karena hampir semua peserta kongres tidak sepakat jika Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut diselenggarakan di benua Eropa. Karena itu, Argentina menjadi negara terfavorit untuk menjadi tuan rumah, karena selain budaya sepak bolanya, dan memiliki sejumlah stadion besar, antusiasme penduduknya juga sangat tinggi. Mereka semakin menjadi kandidat terkuat ketika Chili diguncang gempa dasyat pada Mei 1960, yang menurut laporan menewaskan sekitar 5.000 orang.</p>
<p>Namun tak disangka, Chili ditunjuk sebagai negara penyelenggara Piala Dunia 1962. Lobi dan alasan menyentuh dari Presiden FA Chili, Carlos Dittborn, menarik simpati FIFA. &#8220;Kami tidak memiliki apa-apa, sehingga kami harus menjadi tuan rumah Piala Dunia,&#8221; demikian pernyataan Dittborn, yang membuat FIFA trenyuh dan akhirnya menjatuhkan pilihan Chili sebagai tuan rumah.</p>
<p>Dalam kurun waktu dua tahun setelah bencana gempa bumi itu, Chili bergerak cepat untuk membangun stadion-stadion baru, termasuk National Stadium di Santiago, yang selesai tepat waktu saat turnamen dimulai. Untuk ukuran sebuah negara miskin, Chili yang menjadi tuan rumah tidak terlalu mengecewakan FIFA, meskipun panitia masih harus belajar lebih banyak lagi tentang sepak bola.</p>
<p>Tak seperti pada perhelatan-perhelatan sebelumnya, di sini untuk pertama kalinya terjadi sebuah kejutan di babak kualifikasi. Swedia yang di Piala Dunia terakhir menjadi runner-up, harus tersingkir lebih awal karena tidak mampu melewati penyisihan grup. Sementara itu, Brasil yang mengusung semua kekuatannya ketika menjadi juara 1958, tampaknya masih tetap menjadi favorit. Hanya ada satu tambahan pemain, yaitu Amarildo, yang dipanggil untuk menggantikan Pele yang cedera pada pertandingan kedua.</p>
<p>Pada 2 Juni, terjadi peristiwa terburuk dan merupakan hari paling kelam dalam sejarah Piala Dunia, ketika Chili bertemu Italia di babak penyisihan Grup B. Disaksikan sekitar 70.000 penonton di Santiago, terjadi perkelahian di lapangan hijau yang mengakibatkan dua orang pemain Italia diusir keluar lapangan karena mendapat kartu merah. Menurut wasit asal Inggris, Aston, pertandingan tersebut tidak terkontrol karena para pemain berkelahi dan saling menendang, sehingga polish harus turun tangan untuk meredakan situasi. Duel ini berakhir dengan skor 2-0 untuk kemenangan tuan rumah.</p>
<p>Setelah menyelesaikan babak penyisihan di tiap grup, muncullah delapan tim yang lolos ke perempat final. Di babak ini, Yugoslavia untuk ketiga kalinya secara berturut-turut kembali bertemu dengan Jerman Barat. Setelah selalu kalah dalam dua pertemuan sebelumnya, kali ini Yugoslavia bisa membalas lewat gol Radakovic tiga menit sebelum pertandingan usai, sehingga mereka lolos dengan kemenangan 1-0.</p>
<p>Sementara itu, Brasil terus menunjukkan konsistensinya. &#8220;Tim Samba&#8221; melangkah pasti ke semifinal setelah membekuk Inggris 3-1, dengan Garrincha sebagai bintang, karena jadi inspirator.</p>
<p>Cekoslovakia juga mengikuti jejak Yugoslavia dan Brasil, setelah menang 1-0 atas Hungaria. Kejutan juga dibikin Chili, yang di luar dugaan mengandaskan Uni Soviet dengan kemenangan 2-1.</p>
<p>Namun di semifinal, Chili harus bertemu dengan Brasil yang sedang dalam performa terbaik. Bisa ditebak, Brasil tak tertahankan dan memastikan diri lolos ke final setelah menang 4-2. Garrincha dan Vava membagi rata gol timnya ke gawang tuan rumah. Di partai lain, Yugoslavia gagal membendung Cekoslovakia yang berhasil meraih kemenangan 3-1, sehingga akan bertemu Brasil di partai puncak.</p>
<p>Meskipun gagal ke final, Chili masih bisa menghibur publiknya karena pada perebutan medali perunggu, mereka keluar sebagai pemenang setelah menaklukkan Yugoslavia 1-0. Hasil ini terbilang fantastis, karena mereka sendiri tak menyangka akan melangkah sampai semifinal.</p>
<p>Pada partai final, Cekoslovakia membuat kejutan karena lebih dulu memimpin. Tetapi, Brasil yang boleh diperkuat Garrincha walaupun mendapat kartu merah di semifinal, mampu keluar dari tekanan.</p>
<p>Tiga gol balasan bisa dilesakkan &#8220;tim Samba&#8221; untuk membalikkan keadaan sehingga menang 3-1, sekaligus mempertahankan trofi yang kali ini mereka raih tanpa harus dipekuat sang bintang di turnamen sebelumnya, Pele.</p>
<p><strong>Rekam pertandingan Piala Dunia  1962</strong><br />
<strong>Top skor</strong><br />
Garrincha (Brasil) 4 goals<br />
Valentin Ivanov (Uni Soviet) 4 goals<br />
Leonel Sanchez (Chili) 4 goals<br />
Vava (Brasil) 4 goals<br />
Florian Albert (Hungaria) 4 goals<br />
Drazan Jerkovic (Yugoslavia) 4 goals</p>
<p><strong>Statistik Lain</strong><br />
Jumlah pertandingan 32<br />
Total gol yang tercipta 89<br />
Rata-rata gol per pertandingan 2,78<br />
Kartu merah 6<br />
Gol bunuh diri: tidak ada<br />
Total penonton 776.000<br />
Rata-rata penonton 24.250</p>
<p><strong>Klasemen akhir Piala Dunia 1962</strong></p>
<table border="0" width="479">
<tbody>
<tr>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="136" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"></td>
<td width="34" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>P</strong></td>
<td width="32" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>W</strong></td>
<td width="35" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>D</strong></td>
<td width="36" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>L</strong></td>
<td width="54" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Goals</strong></td>
<td width="48" align="center" bgcolor="#cccccc"><strong>Pts</strong></td>
</tr>
<tr>
<td>1.</td>
<td>Brasil</td>
<td>C</td>
<td>6</td>
<td>5</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>14-5</td>
<td>11</td>
</tr>
<tr>
<td>2.</td>
<td>Cekoslovakia</td>
<td>F</td>
<td>6</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>7-7</td>
<td>7</td>
</tr>
<tr>
<td>3.</td>
<td>Chili</td>
<td>SF</td>
<td>6</td>
<td>4</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>10-8</td>
<td>8</td>
</tr>
<tr>
<td>4.</td>
<td>Yugoslavia</td>
<td>SF</td>
<td>6</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>10-7</td>
<td>6</td>
</tr>
<tr>
<td>5.</td>
<td>Hungaria</td>
<td>QF</td>
<td>4</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>8-3</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>6.</td>
<td>Uni Soviet</td>
<td>QF</td>
<td>4</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>9-7</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>7.</td>
<td>Jerman Barat</td>
<td>QF</td>
<td>4</td>
<td>2</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>4-2</td>
<td>5</td>
</tr>
<tr>
<td>8.</td>
<td>Inggris</td>
<td>QF</td>
<td>4</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>5-6</td>
<td></td>
</tr>
<tr>
<td>9.</td>
<td>Italia</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>3-2</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>10.</td>
<td>Argentina</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>1</td>
<td>2-3</td>
<td>3</td>
</tr>
<tr>
<td>11.</td>
<td>Meksiko</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>3-4</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>12.</td>
<td>Spanyol</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>2-3</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>13.</td>
<td>Uruguay</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>1</td>
<td>0</td>
<td>2</td>
<td>4-6</td>
<td>2</td>
</tr>
<tr>
<td>14.</td>
<td>Kolombia</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>5-11</td>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<td>15.</td>
<td>Bulgaria</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>1</td>
<td>2</td>
<td>1-7</td>
<td>1</td>
</tr>
<tr>
<td>16.</td>
<td>Swiss</td>
<td>1R</td>
<td>3</td>
<td>0</td>
<td>0</td>
<td>3</td>
<td>2-8</td>
<td>0</td>
</tr>
</tbody>
</table>
<p>* Sistem poin yang dipakai pada Piala Dunia 1930 hingga 1990 adalah 2 untuk sebuah kemenangan dan 1 untuk seri.</p>
<p><strong>Perjalanan Menuju Juara</strong><br />
<em><strong>Babak kualifikasi</strong></em><br />
<strong>GROUP A</strong><br />
Uni Soviet<br />
Yugoslavia<br />
Uruguay<br />
Kolombia</p>
<p><strong>GROUP B</strong><br />
Jerman Barat<br />
Chili<br />
Swiss<br />
Italia</p>
<p><strong>GROUP C</strong><br />
Brasil<br />
Cekoslovakia<br />
Meksiko<br />
Spanyol</p>
<p><strong>GROUP D</strong><br />
Hungaria<br />
England<br />
Argentina<br />
Bulgaria</p>
<p><strong>Perempat final</strong><br />
2 Chili<br />
1 Uni Soviet</p>
<p>1 Yugoslavia<br />
0 Jerman Barat</p>
<p>3 Brasil<br />
1 Inggris</p>
<p>1 Cekoslovakia<br />
0 Hungaria</p>
<p><strong>Semifinal</strong><br />
4 Brasil<br />
2 Chili</p>
<p>3 Cekoslovakia<br />
1 Yugoslavia</p>
<p><strong>Perebutan peringkat tiga</strong><br />
1 Chili<br />
0 Yugoslavia</p>
<p><strong>FINAL</strong><br />
3 Brasil<br />
1 Cekoslovakia</p>
<p>[ad#twitter]</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pasoepatisolo.wordpress.com/1629/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pasoepatisolo.wordpress.com&amp;blog=3561271&amp;post=1629&amp;subd=pasoepatisolo&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pasoepatisolo.wordpress.com/2010/02/04/buzz-pialadunia-1962-brasil-pertahankan-gelar/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/58e7fd5dd7e4b02963c592ae305af4c4?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">entah1982</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
